INVESTIGASI TOP

Sabtu, 09 Mei 2026

Lapas Pasir Pangarayan Hadirkan Program PERKASA, Penuhi Hak Layanan Kesehatan bagi Warga Binaan


Pasir Pengaraian -InvestigasiTop.site_-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan PERKASA (Pemeriksaan Kesehatan Hari Sabtu) bagi warga binaan sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan secara rutin dan berkesinambungan, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh jajaran subseksi perawatan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, kadar kolesterol, kadar asam urat, serta pemeriksaan berat badan dan tinggi badan bagi warga binaan.

Program PERKASA menjadi salah satu langkah preventif yang dilakukan Lapas Pasir Pangarayan untuk memantau kondisi kesehatan warga binaan sejak dini, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalani masa pidana.

Kasubsi Perawatan Lapas Pasir Pangarayan, Jaya Harsa, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pelayanan kesehatan yang humanis dan berkelanjutan di lingkungan lapas.

“Melalui kegiatan PERKASA ini, kami ingin memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau dengan baik. Pemeriksaan rutin seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat penting dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap gangguan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kesehatan warga binaan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung proses pembinaan yang berjalan optimal.

“Dengan kondisi kesehatan yang baik, warga binaan dapat mengikuti program pembinaan dengan lebih maksimal. Kami berharap kegiatan ini juga dapat menumbuhkan kesadaran warga binaan untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat antusias dari warga binaan yang mengikuti pemeriksaan kesehatan. Melalui program PERKASA, Lapas Pasir Pangarayan terus berupaya menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan kepribadian dan kemandirian, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan dan kesejahteraan warga binaan.

Team

Melalui Sambung Rasa, Lapas Pasir Pangarayan Kembali Tekankan Keamanan dan Ketertiban kepada Warga Binaan


Pasir Pengaraian -InvestigasiTop.site_-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali melaksanakan kegiatan sambung rasa kepada warga binaan sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas, Sabtu (09/05/2026).

Kegiatan sambung rasa tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma dan diikuti oleh warga binaan. Kegiatan ini menjadi sarana komunikasi dan pembinaan guna menciptakan suasana Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.

Dalam arahannya, Ka. KPLP menekankan pentingnya seluruh warga binaan untuk mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga ketertiban selama menjalani masa pembinaan di Lapas Pasir Pangarayan.

Kegiatan ini juga sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya memberantas peredaran narkoba dan berbagai modus penipuan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan).

Pada kesempatan tersebut, Ka. KPLP menegaskan bahwa tidak boleh ada pelanggaran keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. Seluruh warga binaan diharapkan dapat mengikuti program pembinaan dengan baik serta bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif.

“Kami mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mengikuti seluruh aturan yang berlaku,” ujarnya.

Melalui kegiatan sambung rasa ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara petugas dan warga binaan sehingga tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan secara optimal.

Team

Gandeng TNI dan POLRI Lapas Batam Gelar Apel Ikral Bersih dari Pengunaan Handphone Ilegal beserta Narkoba,


Batam,InvestigasiTop.site_-Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam melaksanakan kegiatan Apel Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan pada " Jumat (8/5/2026),kegiatan ini merupakan menjadi bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bebas dari peredaran handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan.

Kegiatan apel diikuti oleh seluruh jajaran petugas Lapas Batam serta turut hadir juga dalan kegiatan tersebut unsur TNI beserta unsur 

Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan para mitra pembinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam sebagai bentuk sinergitas dalam mendukung pemberantasan berbagai pelanggaran di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam kegiatan yang dilakukan seluruh peserta mengikuti pembacaan ikrar bersama dengan penuh khidmat sebagai simbol keseriusan dan komitmen dalam menjaga integritas serta menciptakan pemasyarakatan yang bersih dan profesional.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen bersama seluruh pihak dalam menjaga marwah pemasyarakatan

“Melalui apel ikrar ini, kami menegaskan komitmen bersama untuk menciptakan Lapas Batam yang bersih dari penggunaan handphone ilegal didalam lapas yang di gunakan oleh warga binaan Permasarakatan (WBP) 

Serta menghindari dari narkoba, dan segala bentuk penipuan dukungan dari TNI, Polri, serta seluruh mitra pembinaan menjadi kekuatan penting.

 Dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lembaga pemasyarakatan ia juga menambah bahwa sinergi antar instansi 

 beserta stakeholder menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan agar berjalan optimal, transparan, dan berintegritas"ucap Yosafat Rizanto".

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran dan mitra terkait dapat terus memperkuat komitmen serta berkolaborasi dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari berbagai bentuk pelanggaran..( Hasyim).

Polres Kampar Bersama Koppsa-m Tanami 10 Hectar Lahan Dengan Jagung, Garap Ketahtanan Pangan Sejak Akarnya


KAMPAR – investigasiTop.site_-Suasana penuh semangat meriahkan lahan Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (KOPPSA-M) Desa Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu pada hari Sabtu (09/05/2026) sekitar pukul 09.20 WIB, saat lebih dari 200 peserta dari berbagai elemen masyarakat berkumpul untuk menyaksikan dan ikut serta dalam kegiatan penanaman jagung kuartal II yang digagas Polsek Siak Hulu – Polres Kampar.

Kegiatan yang menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan tahun 2026 ini dihadiri langsung oleh Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Bpk. Iib Nur Saleh, S.Kom, M.H, serta berbagai tokoh masyarakat dan stakeholder terkait.
 

Kedatangan Kapolres Kampar dan rombongan disambut dengan iringan musik rebana yang dimainkan oleh para ibu-ibu masyarakat Desa Pangkalan Baru, menciptakan suasana hangat dan penuh rasa kebersamaan yang khas daerah Kampar. 

Sejumlah 160 kg bibit jagung pipil akan ditanam dengan pola monokultur di lahan seluas 10 hektar yang berada dalam kondisi baik dan bebas banjir, dengan prediksi panen akan dilakukan tepat pada tanggal 09 Agustus 2026 mendatang.
 
Kapolres Kampar Akbp Boby Putra Ramadhan S menyampaikan bahwa Kegiatan penanaman jagung kali ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bukti nyata dari komitmen bersama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang menjadi prioritas program pemerintah Presiden RI.


Kita tidak hanya menanam bibit jagung, tetapi juga menanam harapan bagi kemakmuran masyarakat dan keberlanjutan pangan nasional," ujar Kapolres .
 
Beliau menekankan bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah, TNI-Polri, dan para petani merupakan kunci keberhasilan dalam menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat. 

"Saya khususnya meminta kepada Bhabinkamtibmas Desa Pangkalan Baru untuk fokus mendampingi perkembangan tanaman ini, karena setiap langkah dalam proses pertanian membutuhkan perhatian yang detail agar hasilnya optimal. Alhamdulillah, pencapaian program ketahanan pangan Polres Kampar saat ini sangat memuaskan, dan ini adalah buah kerja sama kita semua," jelasnya.


Dalam sambutannya, Ketua KOPPSA-M Desa Pangkalan Baru Sdr. Nusirwan menyampaikan rasa kehormatan dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh tamu undangan. "Kehadiran Bapak Kapolres dan seluruh jajaran menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi dan membangun sinergi yang bermanfaat bagi kemajuan bersama. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Desa Pangkalan Baru," ujarnya.
 
Camat Siak Hulu Bpk. Irwansyah, S.STP, dalam sambutannya juga mengingatkan pentingnya kesungguhan dalam menjalankan program ini. "Kita harus memastikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas simbolis, melainkan benar-benar menghasilkan hasil yang nyata bagi masyarakat. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan memfasilitasi agenda yang sangat penting ini," ujarnya.
 
Setelah rangkaian sambutan dan pembacaan doa yang dipimpin oleh Aiptu Khairi Lasyadid, seluruh peserta yang terdiri dari Kapolres Kampar, Wakapolres Kampar Kompol Rizki Hidayat, S.E., S.I.K., M.H, Kapolsek Siak Hulu Kompol Deni Afrial, S.Pi., M.H, Danramil 06 Siak Hulu Kapten Inf. Diding. S, Kepala Koordinasi BPP Siak Hulu Ibu Rosmita, SP, ninik mamak 4 Batu Desa Pangkalan Baru, hingga seluruh anggota kelompok tani langsung turut serta dalam proses penanaman jagung pipil di lahan yang telah disiapkan dengan baik.
 

Lahan yang terletak pada koordinat 0.374282, 101.601344 telah disiapkan secara optimal, dengan kondisi tanah yang subur dan siap untuk menampung bibit jagung yang akan menjadi sumber pangan penting bagi masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap aman dan kondusif, dengan antusiasme tinggi dari setiap peserta yang ingin berkontribusi langsung dalam mewujudkan swasembada pangan.
 
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen bersejarah ini, dan berakhir sekitar pukul 10.30 WIB dengan harapan besar bahwa tanaman jagung yang ditanam akan tumbuh subur dan menghasilkan hasil panen yang melimpah untuk kesejahteraan bersama.

Jumat, 08 Mei 2026

Asrendam XIX/Tuanku Tambusai Tinjau Kesiapan Pembentukan Kodim Teluk Kuantan


KUANTAN SENGINGI, investigasitop Asisten Perencanaan Kodam XIX/Tuanku Tambusai (Asrendam XIX/TT) Kolonel Arh Antonius Andre Wira K.S.AP M.Si bersama tim melaksanakan peninjauan kesiapan pembentukan Kodim Teluk Kuantan di Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (8/5/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut program strategis Kodam XIX/Tuanku Tambusai, khususnya di bidang penataan dan pembentukan satuan (Rentuksat), guna memperkuat pelaksanaan tugas TNI AD di wilayah.


Pembentukan Kodim Teluk Kuantan dinilai menjadi kebutuhan penting dalam mendukung tugas pokok Kodam XIX/Tuanku Tambusai, terutama pada pelaksanaan fungsi utama teritorial di Kabupaten Kuantan Singingi. Selama ini, wilayah tersebut masih berada di bawah pembinaan Kodim 0302/Inhu.


Dengan rencana pembentukan Kodim baru tersebut, mulai tahun 2026 Kabupaten Kuantan Singingi akan memiliki satuan komando kewilayahan sendiri. Kehadiran Kodim Teluk Kuantan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan serta optimalisasi pelaksanaan tugas TNI AD di tengah masyarakat.


Selain itu, pembentukan Kodim baru juga menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi perkembangan situasi dan tantangan tugas yang semakin kompleks di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


Dalam peninjauan tersebut, Asrendam XIX/TT beserta tim turut mengecek kesiapan sarana, prasarana, serta berbagai aspek pendukung lainnya sebagai bagian dari proses percepatan pembentukan Kodim Teluk Kuantan.(*Red)

Dapur 3T Bersarang di Kota Manokwari, Weluri Jadi Saksi


MANOKWARI -InvestigasiTop.site_-Aktivis Papua Barat Thomas Sanadi angkat suara terkait dengan dapur 3T yang bersarang di Kota. Jika dapur 3T bersarang di kota ini adalah bentuk penghinaan terhadap Pemerintah Kota Manokwari.

Thomas Sanadi mengungkapkan kepada awak media pada Jumat (08-05-2026) Terkait Hal Tersebut

"Dalam aturan resmi, program SPPG 3T diperuntukkan khusus untuk melayani penerima manfaat di wilayah: Pegunungan, Kepulauan, Pesisir, dan Pedalaman," ungkapnya
 
"Kami mempertanyakan Apakah Weluri Itu Pedalaman? Coba kita lihat faktanya di lapangan. Di sekitar Kampung Weluri berdiri megah, diantaranya Kantor Polda Papua Barat, Area Perhotelan, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kementerian Pertanian," tambahnya
 
Ini adalah wilayah yang sudah maju, terfasilitasi lengkap, dan sangat dekat dengan pusat pemerintahan.
 
"Sungguh sangat memalukan dan tidak profesional jika pihak BGN Papua Barat justru tidak melaporkan atau menolak untuk mencabut menyesuaikan data tersebut. Ini menunjukkan ada kelalaian atau kesengajaan menempatkan titik layanan di tempat yang Tidak Sesuai," ulasnya 
 
Kami menduga dan mengindikasikan bahwa bukan hanya di Weluri, tapi di beberapa titik lain di Papua Barat juga terjadi hal serupa. Lokasinya tidak berada di wilayah yang semestinya, melainkan di tempat-tempat yang sebenarnya sudah mudah diakses atau bahkan di wilayah perkotaan.
 
"Jangan main-main dengan aturan. Juknis adalah hukum yang harus ditaati. Jika salah tempat, maka hak orang-orang yang benar-benar berada di pedalaman, di pulau terluar, dan di pegunungan yang susah dijangkau, justru terampas dan tidak terlayani," tutup Thomas Sanadi. (Megy)
Team
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done