INVESTIGASI TOP

Sabtu, 07 Maret 2026

PT. DNT Adakan Buka Bersama dan Doa Bersama Untuk Menempati Kantor Baru


Pekanbaru, investigasitop- Dalam menjalin silaturahmi dengan seluruh tim syiar PT. Dianta Tour Travel, managemant PT. Dianta Tour Travel (DNT) mengadakan buka bersama dengan seluruh keluarga tim syiar PT. DNT didepan halaman kantor PT. DNT, jalan Air Hitam, Kecamatn Bina Widya, Pekanbaru.


Dalam sambutannya, Owner PT. DNT H. Rio Kasairy, S.Sos mengatakan bahwa hari ini Kami dari managemant PT. DNT mengadakan buka bersama dengan seluruh tim syiar PT. DNT seluruh kantor cabang Kota/Kabupaten se Provinsi Riau, Sabtu (7/3/2026).


"Biasanya kita mengadakan di hotel, tapi untuk tahun ini sengaja kita adakan di depan kantor, dengan maksud agar bisa lebih banyak ikut berbuka bersama untuk menjalin silaturahmi dengan seluruh tim syiarnya PT. DNT," ujar Rio.


Selain itu juga, pada kesempatan ini, kami managemant PT. DNT meminta doa kepada seluruh tim syiar, karena untuk 5 atau 6 bulan kedepan, kita akan pindah kekantor baru, kantor milik PT. DNT yang cukup luas, sehingga tim syiar, terutama dari luar daerah bisa lebih nyaman berada dikantor kita yang baru tersebut," ungkap Rio yang juga Ketua DPW PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) Provinsi Riau.


"Jadi itulah maksud dan tujuan kita mengadakan buka bersama dengan tim syiar DNT di depan halaman kantor kita ini, apalagi hadir hari ini mencapai 500 orang tim syiar," tambah Rio.


"Dan kita berharap, dengan kita menempati kantor yang baru, kantor baru yang cukup luas dengan 3 ruko, membuat tim syiar DNT bisa lebih nyaman dan semangat untuk terus menyiarkan DNT, sehingga banyak orang yang tertarik dan bergabung dengan PT. DNT," pungkas Rio.





Red

Pastikan Stabilitas Harga Jelang Ramadan, Bapanas Pusat dan Pemkab Rohul Gelar Sidak Pangan


Rokan Hulu, investigasitop – Momentum bulan suci Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 H, pengawasan stabilitas pangan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) diperketat. Langkah ini ditandai dengan kolaborasi strategis antara Inspektorat Badan Pangan Nasional (Bapanas) Pusat, Pemerintah Kabupaten Rohul, Perum BULOG Cabang Kampar, dan jajaran Polres Rokan Hulu dalam rangkaian inspeksi mendadak (sidak) yang dilaksanakan selama dua hari, 5-6 Maret 2026.


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Tugas Inspektur Badan Pangan Nasional Nomor: 220/TU.01.04/A.4/02/2026, yang menginstruksikan pelaksanaan Uji Petik dan Reviu Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Inspeksi ini dipimpin oleh Inspektur Bapanas Pusat Ir. R. Muhammad Imron Rosjidi, M.Si, CGCAE diwakili Oleh Pengendali Teknis Oktina Nugraheni, SE, M.S.Ak, serta tim ahli lainnya.


Di tingkat daerah, tim pusat disambut dan didampingi langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Rohul, Zulfikar, SP, bersama Kabid Ketersediaan dan distributor pangan Emrizon, S,Pi dan Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda, Nurlaila Agusnaini Wati, S.Pi.


Kadis DKPP Zulfikar, SP menyebutkan Sidak gabungan ini bertujuan melakukan validasi lapangan terhadap kepatuhan pelaku usaha mengenai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pasar (HAP). Hari Pertama Tim menyasar lini distributor dan retail besar. Pemeriksaan dilakukan di gudang Distributor Beras Sinar Rambah, Swalayan Happy Mart, hingga gerai Alfamart untuk memastikan rantai pasok dari hulu ke hilir tetap sesuai regulasi.


"Hari Kedua Fokus beralih ke titik temu konsumen akhir, yakni Pasar Modern dan Bunda Swalayan. Di lokasi ini, tim memastikan tidak ada praktik spekulasi harga atau penimbunan stok di tengah meningkatnya permintaan warga" ujarnya. 


Kepala DKPP Rohul, Zulfikar, SP, menekankan bahwa kehadiran tim Bapanas Pusat yang didampingi pihak Kepolisian memberikan sinyal kuat bagi para pelaku usaha untuk tidak bermain harga.

Sementara itu, Pengendali Teknis Oktina Nugraheni, SE, M.S.Ak mengatakan kehadiran mereka ke daerah untuk memastikan rantai pasok dari distributor hingga ke retail pangan tetap terjaga sesuai HET dan HAP.


"Sinergi lintas instansi ini sangat penting untuk memastikan rantai pasok dari distributor hingga ke retail pangan tetap terjaga sesuai HET dan HAP. Kami ingin masyarakat Rokan Hulu dapat beribadah dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga yang drastis," tegasnya. 


Berdasarkan surat tugas yang ada, tim Bapanas dijadwalkan berada di Provinsi Riau selama delapan hari (2-9 Maret 2026) untuk memastikan penyaluran Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras periode Januari – Februari 2026 berjalan akuntabel.


Dengan pengawasan yang ketat ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berkomitmen penuh menjaga ketersediaan bahan pokok agar tetap terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat hingga Hari Raya Idul Fitri mendatang (Kominfo).




Ayati 

Malam Nuzulul Quran, Ikhtiar Bupati Anton Membangun Karakter Generasi Muda Rohul Lewat Cahaya Al-Quran


Rohul, investigasitop– Di bawah kemegahan kubah Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu, suasana malam Sabtu (6/3/2026) terasa berbeda. Ribuan pasang mata tertuju pada mimbar, sementara lantunan ayat suci Al-Quran menggema halus, membasuh dahaga spiritual masyarakat yang hadir. Malam itu bukan sekadar peringatan kalender Hijriah; malam itu adalah momentum menjemput keberkahan Nuzulul Quran 1447 H.


Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, bersama Wakil Bupati H. Syafruddin Poti, hadir di tengah-tengah jamaah. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas pejabat daerah, melainkan simbol kepemimpinan yang ingin mendekatkan diri pada Al-Quran sebagai kompas kehidupan.


Dalam sambutannya yang menyentuh, Bupati Anton menyoroti realitas dunia modern. Di tengah deru perkembangan teknologi yang tak terbendung dan derasnya arus informasi yang seringkali membingungkan, Al-Quran disebutnya sebagai satu-satunya pegangan yang tak akan lekang oleh zaman.


"Al-Quran bukan sekadar aksara untuk dibaca atau diperlombakan keindahannya. Ia adalah pedoman yang mengajarkan kita kejujuran, persaudaraan, dan kepedulian sosial. Di tengah krisis moral yang terjadi di belahan dunia, nilai-nilai Al-Quranlah yang harus menjadi 'sauh' agar kita tidak hanyut," tegas Bupati Anton.


Harapan besar pun dititipkan kepada generasi muda Rokan Hulu. Bupati menekankan pentingnya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran sejak dini agar lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia.


Malam kian larut, namun semangat jamaah tak pudar. Prof. Dr. Muhammad Syaippudin, M.Ag, Guru Besar UIN SUSQA Riau, memberikan siraman rohani yang mendalam mengenai sejarah turunnya Al-Quran, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi mengaji bersama—sebuah tradisi yang terus dihidupkan untuk menjaga identitas Rokan Hulu sebagai daerah religius.


Namun, keberkahan malam itu tidak berhenti pada kata-kata. Implementasi dari nilai "kepedulian sosial" yang disebutkan Bupati langsung diwujudkan dalam aksi nyata. Bersama perwakilan Kemenag Rohul, Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis:

100 Mushaf Al-Quran untuk memakmurkan Masjid Agung Islamic Center.

Santunan untuk 20 Anak Yatim melalui Baznas Rohul.

Bantuan khusus bagi para Mubaligh dan Mubalighah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka mensyiarkan agama.


Peringatan ini juga menjadi ajang silaturahmi akbar. Tampak hadir Ketua DPRD Rohul, unsur Forkopimda, Sekda Rohul, para Kepala OPD, Ketua Baznas, hingga para tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kehadiran mereka mencerminkan satu visi: membangun Rokan Hulu yang maju dan sejahtera melalui fondasi spiritual yang kuat.


Melalui peringatan Nuzulul Quran ini, terpancar doa kolektif agar Kabupaten Rokan Hulu senantiasa diberkahi oleh Allah SWT. Sebuah ajakan pun terlontar bagi seluruh masyarakat untuk mulai menghidupkan budaya membaca dan mengamalkan Al-Quran, dimulai dari meja makan di rumah sendiri hingga ke tengah masyarakat luas.


Malam itu, Masjid Agung Islamic Center bukan hanya menjadi saksi bisu sebuah seremoni, melainkan menjadi saksi lahirnya tekad baru untuk menjadikan Al-Quran sebagai pelita yang menyinari langkah menuju masa depan Rokan Hulu yang lebih damai dan penuh keberkahan. (Kominfo).



Ayati

Deteksi Dini dan Cegah Penyakit Menular, Lapas Pekanbaru Lakukan Skrining Kesehatan Warga Binaan Baru


Pekanbaru, investigasitop INFO_PAS – Dalam rangka mencegah penularan penyakit dan mengetahui kondisi kesehatan warga binaan, Tim medis Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melakukan pemeriksaan kesehatan (skrining) kepada 45 orang warga binaan yang baru dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya deteksi dini sekaligus pemenuhan hak warga binaan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang baik, Sabtu (07/03/2026).


Skrining awal kesehatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan warga binaan tersebut dan mendeteksi apakah terdapat riwayat penyakit tertentu atau tidak. Skrining kesehatan yang dilakukan tersebut meliputi BAP kesehatan, skrining TB, Hepatitis C-HIV, serta tes kejiwaan. Serangkaian tes ini bermanfaat untuk mencegah dan mengantisipasi gangguan kesehatan dan penularan penyakit antar warga binaan yang berada di dalam Lapas.


Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menjelaskan, “Kita selalu lakukan pemeriksaan atau skrining kesehatan kepada setiap warga binaan yang baru dipindahkan mengingat berbagai macam orang yang masuk ke lingkungan Lapas Kelas IIA Pekanbaru dapat meningkatkan resiko penularan bakteri atau penyakit, sehingga kami wajib menerapkan SOP penerimaan warga binaan dengan melakukan skrining kesehatan,” tuturnya.


Salah seorang dokter Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru, dr. Yani mengungkapkan, “Penerapan tersebut diberlakukan bagi warga binaan yang baru yang dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru tujuannya adalah untuk mendeteksi adanya tanda-tanda dari penyakit TB, Hepatitis C-HIV, kejiwaan dan penyakit lainnya,” ungkap Yani.


Yani menambahkan selain dilakukan skrining kesehatan, warga binaan tersebut juga mendapatkan pengarahan dan sosialisasi oleh tim tenaga kesehatan Lapas Pekanbaru antara lain tentang pentingnya menjaga kebersihan dan prilaku hidup sehat lainnya serta apabila ada keluhan bisa segera melaporkan ke petugas jaga atau komandan jaga untuk menghubungi petugas kesehatan.”Kita juga memiliki kader-kader kesehatan dari warga binaan yang sudah kita didik dan mendapatkan pelatihan tentang penanganan kesehatan dan pemberian pertolongan pertama,” pungkasnya.



Mirza halawa 

Lapas Narkotika Rumbai Gelar Latihan Rebana dan Kompang bagi Warga Binaan


Pekanbaru, investigasitop - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai gelar latihan rebana dan kompang bagi Warga Binaannya, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan rehabilitasi untuk para Warga Binaan. 


Latihan rebana dan kompang kali ini diikuti Warga Binaan. Mereka terlihat antusias mengikuti latihan yang dipandu dan bekerjasama dengan Majelis Sunan Ad-Dakwah yang melakukan pembinaan kepribadian agama Islam.


Kepala Lapas Narkotika Rumbai, Reinhards Indra Pitoy mengatakan latihan rebana dan kompang ini bertujuan mengasah kemampuan para Warga Binaan dalam bermain rebana dan kompang. Selain itu, kegiatan ini juga melatih keterampilan mereka agar nantinya bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.


"Latihan rebana dan kompang ini kami laksanakan setiap pekan. Kami berharap kegiatan ini membantu para Warga Binaan untuk mengembangkan potensi diri dan menjadi pribadi yang lebih baik," harap Kalapas.


Sementara itu, Kepala Subseksi Registrasi dan Bimkemas, Riko Saputra menambahkan latihan rebana dan kompang juga bertujuan untuk

- Peningkatan Keterampilan dan Produktivitas :

WBP dapat mengisi waktu luang mereka dengan kegiatan yang positif dan produktif.

- Pengembangan Karakter dan Disiplin :

Bermain musik dalam grup membutuhkan kerja sama, kekompakan, disiplin, dan rasa tanggung jawab terhadap peran masing-masing. Ini membantu membentuk karakter dan soft skill mereka.

- Sarana Hiburan dan Pengurangan Stres :

Musik adalah media yang efektif untuk menghilangkan kejenuhan, mengurangi stres, dan memperbaiki suasana hati di lingkungan lapas yang sering kali monoton dan penuh tekanan.


- Pemulihan Sosial dan Reintegrasi :

Kegiatan berkelompok seperti ini mendorong interaksi sosial yang sehat, membangun rasa kebersamaan, dan membantu narapidana mempersiapkan diri untuk kembali berintegrasi ke masyarakat.


- Pelestarian Budaya Lokal :

Kompang merupakan alat musik tradi




Mirza halawa 

Jumat, 06 Maret 2026

Kapolsek XIII Koto Kampar Ajak Warga Batu Bersurat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing dan Penanaman Pohon

 


KAMPAR, Investigasi Top – Dalam rangka mendukung program Kapolda Riau, Polsek XIII Koto Kampar menggelar kegiatan Sosialisasi Green Policing sekaligus penanaman pohon di Lingkungan II Kelurahan Batu Bersurat, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, pada Sabtu, 7 Maret 2026, mulai pukul 08.20 WIB.

 

Kegiatan ini diikuti oleh Ps. Kasium Polsek XIII Koto Kampar Aiptu Harrisman bersama personil Polsek dan warga masyarakat setempat. Penanaman bibit pohon lengkeng menjadi simbol nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup.

 

Dalam sosialisasi, personel Polsek menyambangi warga dan menyampaikan materi edukatif mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan hutan sekitar. Pesan utama yang disampaikan adalah menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian masyarakat terhadap alam, mengajak untuk menghindari tindakan yang merusak seperti membuang sampah sembarangan, serta mendorong warga agar aktif menanam pohon sebagai kontribusi nyata untuk masa depan.

 

Selain itu, warga juga diharapkan dapat menjadi agen perubahan dengan menyebarluaskan pengetahuan dan pola hidup ramah lingkungan ini kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.

 

Acara ditutup dengan penanaman bibit pohon lengkeng secara simbolis yang dilakukan oleh Ps. Kasium Polsek XIII Koto Kampar, Aiptu Harrisman, didampingi oleh anggota Polsek lainnya. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat, sehingga menambah semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

 

Kapolsek XIII Koto Kampar Iptu Edi Candra menyampaikan bahwa Kami menyadari bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui program Green Policing ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk aktif menjaga dan merawat alam sekitar. Penanaman pohon bukan hanya sekadar kegiatan simbolis, tetapi investasi nyata bagi generasi mendatang agar mereka dapat hidup di lingkungan yang sehat dan asri. Kami juga berharap edukasi ini menular ke keluarga dan tetangga, sehingga pola hidup peduli lingkungan dapat menjadi bagian dari keseharian," ujar Kapolsek

Ketum AKPERSI Apresiasi Langkah Tegas Meutya Hafid Lindungi Anak di Ruang Digital 


Jakarta, investigasi top- Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) menyampaikan apresiasi atas langkah tegas pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital dalam memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026. Jum'at (6/03/2026).


Regulasi tersebut menjadi dasar kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur dan dijadwalkan mulai berlaku pada 28 Maret 2026.


Ketua Umum AKPERSI, Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk komitmen negara dalam menjaga generasi muda Indonesia dari berbagai risiko negatif di ruang digital.


“AKPERSI memberikan apresiasi terhadap langkah strategis pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital yang memperkuat perlindungan anak di ruang digital. Kebijakan ini merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam melindungi generasi muda dari dampak negatif media sosial yang tidak terkontrol,” ujar Rino dalam keterangannya.


Menurutnya, perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan regulasi yang kuat agar tidak berdampak buruk bagi anak-anak, seperti paparan konten berbahaya, perundungan siber, hingga kecanduan media sosial.


Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa kebijakan pembatasan tersebut merupakan implementasi dari turunan regulasi yang telah diterbitkan pemerintah.


“Kebijakan ini merupakan turunan dari Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang mengatur penguatan perlindungan anak di ruang digital, termasuk kewajiban bagi penyelenggara platform digital untuk menerapkan pembatasan usia dan sistem verifikasi akun pengguna,” tegas Meutya Hafid.


Ia menjelaskan bahwa pemerintah mewajibkan platform digital untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap kepemilikan akun oleh anak-anak, terutama pada platform yang memiliki tingkat risiko tinggi.


“Melalui regulasi ini, pemerintah memastikan bahwa platform digital memiliki tanggung jawab untuk melindungi anak-anak dari risiko paparan konten berbahaya di internet,” tambahnya.


AKPERSI menilai kebijakan tersebut merupakan langkah penting dalam membangun ekosistem digital yang lebih sehat, aman, dan bertanggung jawab. 


Organisasi ini juga mendorong seluruh platform media sosial untuk mematuhi regulasi pemerintah dan memperkuat sistem verifikasi usia pengguna.


Ketua Umum AKPERSI menambahkan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan tersebut membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk media, dunia pendidikan, serta peran aktif orang tua dalam mengawasi penggunaan teknologi oleh anak-anak.


“Ini adalah momentum bagi bangsa Indonesia untuk membangun ruang digital yang lebih aman bagi generasi muda. AKPERSI siap mendukung gerakan literasi digital nasional agar masyarakat semakin memahami pentingnya pengawasan penggunaan media sosial bagi anak,” tegas Rino.


Dengan diberlakukannya kebijakan turunan dari Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 pada 28 Maret 2026, pemerintah berharap ruang digital Indonesia menjadi lebih aman serta mampu melindungi masa depan generasi muda dari berbagai ancaman di dunia maya.


Rilis DPP AKPERSI


(AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau)


Redaksi 

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done