INVESTIGASI TOP

Selasa, 05 Mei 2026

TERJADI GESEKAN: AKSES PORTAL LAHAN PROGRAM TANAH OBJEK REFORMA AGRARIA ( TORA ) SAWIT DI WILAYAH KERJA OUTSOURCING PT NKS DIHADANG MASYARAKAT


Kampar, InvestigasiTop.site_-5 Mei 2026 – Situasi konflik di lahan perkebunan kelapa sawit Koperasi Nenek Eno Senama (KNES) seluas 2.800 hektare di Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar,Suasana sempat memanas dan terjadi adu argumen di wilayah operasional outsourcing PT NIOZULA KENCANA SEJAHTERA (NKS)

Menyusul aksi penolakan dan penghadangan yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Insiden ini terjadi saat pihak perusahaan berencana melakukan pengambilan alih akses atau portal jalan yang digunakan untuk kepentingan perkebunan KNES ( koperasi nenek eno senama)
 
Berdasarkan dari awak media yang turun langsung kelapangan yang diperoleh, massa dari kalangan masyarakat berkumpul di lokasi, sehingga kegiatan yang akan dilakukan oleh tim Outsourcing PT NIOZULA KENCANA SEJAHTERA (NKS) tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Situasi sempat tegang dan berpotensi memicu keributan lantaran adanya perbedaan pendapat yang tajam antara kedua belah pihak.
 
Pemicu Pertikaian
Sumber menyebutkan bahwa pertikaian dan penolakan ini dilatarbelakangi oleh sejumlah permasalahan, di antaranya terkait status kepemilikan lahan, hak akses masyarakat, serta anggapan bahwa pengambil alihan portal tersebut akan merugikan kepentingan warga sekitar. Masyarakat menuntut kejelasan dan jaminan hak-hak mereka sebelum akses diserahkan sepenuhnya ke pihak perusahaan.
 
Sementara itu, pihak outsourcing PT NIOZULA KENCANA SEJAHTERA (NKS) menyatakan bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari prosedur operasional yang telah diatur, namun pemahaman yang berbeda membuat situasi menjadi sulit.
 
Hingga berita ini diturunkan, kedua belah pihak masih berada di lokasi dan upaya pendekatan serta mediasi terus dilakukan untuk meredam emosi dan mencegah terjadinya kekerasan fisik maupun kerusakan fasilitas. Pihak berwenang dan aparat keamanan juga telah dikerahkan untuk menjaga situasi agar tetap terkendali.
 
Diharapkan melalui jalur dialog yang konstruktif, permasalahan ini dapat segera ditemukan titik terangnya dan tidak berlarut-larut menjadi konflik yang lebih besar.

Team

Ditlantas Polda Riau Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas dan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini


Pekanbaru –InvestigasiTop.site_-Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui Subdit Kamsel kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang disiplin berlalu lintas dan peduli terhadap lingkungan melalui kegiatan Dikmas Lantas bertajuk Polisi Sahabat Anak (Polsanak) dan Green Policing, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga 11.00 WIB di Taman Lalu Lintas Ditlantas Polda Riau, Jalan Pesisir Rumbai ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., didampingi jajaran personel Subdit Kamsel. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para guru dan murid dari TK Artha Mauzia Haq serta TK Khalifah Pekanbaru.

Dalam suasana edukatif dan penuh keceriaan, para murid diperkenalkan dengan tugas dan fungsi Polisi Lalu Lintas, serta berbagai jenis rambu lalu lintas seperti rambu larangan, peringatan, dan perintah. Anak-anak juga diajak mengenal Tugu Laka Lantas sebagai bentuk edukasi pentingnya keselamatan di jalan raya.

Selain itu, metode interaktif turut diterapkan melalui sesi tanya jawab yang dipandu oleh personel Polwan. Murid yang mampu menjawab pertanyaan diberikan hadiah berupa buku panduan keselamatan berlalu lintas sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan pemahaman sejak dini.

Tidak hanya fokus pada keselamatan berlalu lintas, kegiatan ini juga mengusung semangat Green Policing dengan memberikan bibit pohon kepada para guru dan murid. Langkah ini menjadi simbol ajakan nyata untuk menanamkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak usia dini.

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., mendapat apresiasi positif dari pihak manajemen sekolah. Mereka menilai program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) dan Green Policing sangat edukatif serta memberikan dampak nyata bagi pembentukan karakter anak sejak dini, khususnya dalam menanamkan disiplin berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan.

Salah satu perwakilan guru TK Artha Mauzia Haq menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Ditlantas Polda Riau atas kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat. “Kegiatan ini sangat positif dan menyenangkan bagi anak-anak. Mereka tidak hanya bermain, tetapi juga belajar tentang aturan lalu lintas dan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini,” ungkapnya.

Senada dengan itu, guru dari TK Khalifah Pekanbaru juga menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami berharap program seperti Polsanak dan Green Policing ini dapat rutin dilaksanakan, karena sangat membantu dalam membentuk karakter anak-anak agar lebih disiplin, tertib, dan peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini. “Melalui program Polisi Sahabat Anak dan Green Policing, kami ingin membentuk karakter anak-anak agar sejak kecil sudah memahami pentingnya keselamatan di jalan serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Harapannya, mereka kelak menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan agen perubahan dalam menjaga kelestarian alam,” jelasnya.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa edukasi kepada anak usia dini merupakan langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di masa depan. “Kegiatan ini sangat positif sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sadar aturan dan berbudaya tertib berlalu lintas. Kami juga mendorong agar nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan terus ditanamkan melalui program Green Policing,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Ditlantas Polda Riau akan terus memperluas kegiatan edukatif serupa ke berbagai sekolah guna meningkatkan kesadaran masyarakat sejak dini. “Sinergi antara kepolisian, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau berhasil menyampaikan edukasi terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus mensosialisasikan program Green Policing sebagai upaya konkret dalam mengajak seluruh lapisan masyarakat menjaga kelestarian alam. Diharapkan, kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta agen perubahan dalam menjaga lingkungan hidup.(***) Team

Gelar Razia Insidentil, Lapas Narkotika Rumbai Terus Komitmen Wujudkan Zero Halinar


Pekanbaru -InvestigasiTop.site_-Dalam rangka Deteksi Dini dalam menangani potensi Gangguan Keamanan dan Ketertiban serta komitmen dalam mewujudkan zero halinar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai menggelar razia kamar hunian warga binaan, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan 15 Program Aksi 2026 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin keenam, yaitu memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan.

Razia berlangsung di blok hunian Lapas Narkotika Rumbai, melibatkan kegiatan penggeledahan menyeluruh, termasuk pemeriksaan barang-barang di kamar warga binaan dan penggeledahan badan secara langsung oleh petugas.

Penggeledahan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada barang terlarang seperti narkoba, senjata tajam, atau barang-barang lain yang berpotensi mengganggu keamanan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Edoward Nikelini Bangun dan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Theo TUP didampingi Kepala Subseksi Keamanan, Aidiel Candra serta Staf dan regu penjagaan.

“Sesuai program aksi kementerian imigrasi dan pemasyarakatan, mari sama-sama kita laksanakan point per point salah satunya meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini dalam upaya mengantisipasi timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban.

Tingkatkan intensitas kontrol keliling blok hunian maupun lingkungan luar Lapas dan tingkatkan ketelitian dalam pemeriksaan barang dan orang yang masuk ke dalam Lapas,” ungkap Kasi Adm.Kamtib. 

Kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti hasil dari razia.

Team

Senin, 04 Mei 2026

Saat Rumah Kosong Remaja 17 Tahun Bobol Jendela Gasak HP dan Uang Tabungan Anak di Bandar Seikijang


Pelalawan -InvestigasiTop.site_-Unit Reskrim Polsek Bandar Seikijang meringkus remaja pelaku pencurian dengan pemberatan. Korban kehilangan 1 unit HP Samsung dan uang tabungan anak Rp3 juta setelah rumahnya di KM 6 Desa Lubuk Ogong dibobol maling, Sabtu 19 April 2026.

Tersangka adalah MRSP, 17 tahun, belum bekerja, warga Desa Lubuk Ogung, Kecamatan Bandar Seikijang. Pelaku sudah diamankan di Mapolsek Bandar Seikijang beserta barang bukti.


Adapun TKP pencurian berada di rumah korban A A Jl. Langgam KM 6 Gg. Amanah Dusun Mekar Sari, Desa Lubuk Ogong, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan. Peristiwa terjadi Minggu 19 April 2026 sekitar pukul 17.00 WIB saat rumah dalam keadaan kosong.

Adapun saat kejadian, pelapor sedang bekerja di PT. KALILA dan istrinya mengunjungi anak di pondok pesantren. Sekitar pukul 16.00 WIB, istri pelapor menelpon lewat WhatsApp memberitahu rumah sudah dibobol. Setelah dicek, 1 unit HP Samsung A04E dan uang celengan anak Rp 3 juta raib. Jendela samping rumah rusak dan terbuka. Senin 4 Mei 2026 pukul 12.00 WIB, Bhabinkamtibmas mengabari pelaku sudah ditangkap dan HP korban ditemukan di rumah pelaku.

Kapolsek Bandar Seikijang AKP Abdul Halim , S.E, M.H menegaskan pelaku masuk lewat jendela. “Pelaku ini masih di bawah umur. Modusnya manfaatkan rumah kosong, jendela samping dicongkel. Barang bukti 1 unit HP Samsung sudah kami sita. Total kerugian korban Rp4,2 juta. Proses hukum tetap jalan sesuai ketentuan,” ucap Kapolsek.


Pelaku dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf f UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo UU RI No. 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana, yakni pencurian dengan pemberatan. Barang bukti lain yang diamankan 1 unit HP Vivo Y02 warna purple dan 1 unit HP Vivo Y02 warna hitam.

Adapun Laporan Polisi tercatat LP/B/16/V/2026/SPKT/Polsek Bandar Seikijang/Polres Pelalawan/Polda Riau tanggal 4 Mei 2026. Saat ini penyidik masih mendalami kemungkinan pelaku terlibat TKP lain.


Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K mengimbau warga kunci pintu-jendela saat tinggalkan rumah dan apabila ada kejadian tindak pidana segera melapor ke Polres Pelalawan , Polsek terdekat atau langsung menghubungi Call Centre 110 Polres Pelalawan, anggota kami siaga 1 x 24 jam" ujar Kapolres.

Sidang TPP Lapas Pekanbaru Jadi Wadah Evaluasi dan Penentuan Arah Pembinaan Warga Binaan


Pekanbaru, INFO_PAS –InvestigasiTop.site_-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) yang bertempat di Aula Saharjo Lapas Pekanbaru. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasibinadik), Ridho Kurniawan, bersama jajaran pejabat struktural, Jumat (05/05/2026).

Sidang TPP merupakan bagian dari mekanisme penting dalam sistem pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang berfungsi untuk memberikan pertimbangan terhadap usulan program pembinaan lanjutan, integrasi, serta evaluasi perkembangan perilaku warga binaan selama menjalani masa pidana.

Dalam pelaksanaannya, setiap usulan terhadap warga binaan dibahas secara komprehensif oleh tim, dengan mempertimbangkan aspek administratif, hasil pengamatan, serta perkembangan pembinaan yang telah dijalani. Proses ini dilakukan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kasibinadik, Ridho Kurniawan, dalam arahannya menegaskan pentingnya ketelitian dan integritas dalam setiap pengambilan keputusan. Ia menyampaikan bahwa hasil sidang TPP harus benar-benar mencerminkan kondisi nyata warga binaan sebagai dasar dalam menentukan langkah pembinaan selanjutnya.

“Setiap keputusan yang dihasilkan harus dapat dipertanggungjawabkan dan berorientasi pada keberhasilan program pembinaan, sehingga warga binaan siap kembali dan diterima di tengah masyarakat,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan sidang TPP ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan serta memastikan proses pemasyarakatan berjalan sesuai dengan tujuan, yakni membentuk warga binaan yang lebih baik dan siap berintegrasi kembali ke lingkungan sosial.

Team

Perkuat Pengawasan Layanan Makanan, Lapas Pekanbaru Ikuti Bimtek SIMONEV BAMA Versi 2


Pekanbaru, INFO_PAS –InvestigasiTop.site_-Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, bersama jajaran Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Aplikasi SIMONEV BAMA Versi 2 yang dilaksanakan secara virtual dari ruang rapat Lapas Pekanbaru, Selasa (05/05).

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, dr. Adhayani Lubis. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas layanan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan.

Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi petugas dalam mengoperasikan Aplikasi SIMONEV BAMA Versi 2 secara efektif dan akuntabel. Para peserta mendapatkan pembekalan terkait fitur-fitur aplikasi, mekanisme penginputan data, serta proses monitoring dan evaluasi yang terintegrasi.

Aplikasi SIMONEV BAMA Versi 2 (Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Bahan Makanan) merupakan platform berbasis web yang digunakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Aplikasi ini berfungsi untuk memantau, mengawasi, dan mengevaluasi kualitas layanan makanan bagi warga binaan di Lapas dan Rumah Tahanan (Rutan) di seluruh Indonesia, sehingga pelaksanaannya dapat lebih transparan, terukur, dan berkelanjutan.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa keikutsertaan Lapas Pekanbaru dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan melalui pemanfaatan teknologi yang terintegrasi. Melalui pemanfaatan aplikasi ini, kami berharap pengelolaan layanan makanan dapat berjalan lebih optimal, sesuai standar, serta menjamin hak-hak warga binaan terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Dengan adanya peningkatan kapasitas petugas melalui kegiatan ini, diharapkan implementasi Aplikasi SIMONEV BAMA Versi 2 dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan dan pembinaan bagi warga binaan di Lapas Pekanbaru.

Team

Perketat Keamanan, Lapas Narkotika Rumbai Gelar Sosialisasi dan Penguatan Tata Tertib Bagi Warga Binaan


PEKANBARU –InvestigasiTop.site_-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai terus berkomitmen mewujudkan lingkungan hunian yang aman dan kondusif. Sebagai langkah deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Lapas Narkotika Rumbai menggelar sosialisasi dan pengarahan langsung kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (04/05/2026).


Bertempat di Blok Hunian, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Theo TUP bersama Kepala Seksi Administrasi Kamtib, Edoward Nikelini Bangun. Aksi jemput bola ini merupakan bentuk tindak lanjut dari arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan mengenai peningkatan pengawasan pada jam-jam rawan.


Dalam arahannya, Ka. KPLP menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan yang berlaku di dalam Lapas. Beberapa poin krusial yang disampaikan meliputi:

- Zero HALINAR: Penegasan larangan penggunaan Handphone, pungutan liar, dan penyalahgunaan Narkoba.

- Ketertiban Blok: Menjaga suasana hunian tetap harmonis dan mengikuti jadwal kegiatan yang telah ditetapkan.

- Fasilitas Komunikasi: Mengimbau WBP agar memanfaatkan layanan Wartelsuspas secara bijak sesuai regulasi.

- Pembinaan Rohani: Ajakan untuk memperkuat ibadah, termasuk pelaksanaan sholat berjamaah di sela-sela rutinitas.


Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Reinhards Indra Pitoy, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pendekatan persuasif melalui sosialisasi ini sangat efektif untuk meminimalisir potensi pelanggaran.

"Kami ingin memastikan seluruh warga binaan memahami hak dan kewajibannya. Dengan komunikasi yang baik, kita harapkan Lapas Narkotika Rumbai tetap dalam keadaan aman dan terkendali. Saya telah memerintahkan seluruh jajaran untuk selalu waspada dan melaporkan setiap kejadian secara seketika," ujar Reinhards.


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.30 WIB tersebut berjalan dengan tertib dan khidmat. Hasil pantauan menunjukkan suasana blok hunian terpantau kondusif. Langkah preventif ini diharapkan dapat memperkuat sistem pengamanan serta memastikan program pembinaan bagi warga binaan berjalan secara maksimal.

Red/ team

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done