INVESTIGASI TOP

Senin, 13 April 2026

Kolaborasi Inspiratif! Ditlantas Polda Riau Bersama Gerkatin Tanam Pohon di Tepian Sungai Siak


Pekanbaru, investigasitop – Komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan terus diwujudkan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui aksi nyata bertajuk Green Policing. Bersinergi dengan Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin), kegiatan penghijauan dilaksanakan di tepian Sungai Siak, tepatnya di bawah Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamudinsyah, Kota Pekanbaru, Senin (13/04/2026).


Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, namun merupakan langkah konkret dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan bantaran Sungai Siak yang memiliki nilai strategis dan ekologis bagi Provinsi Riau.


Rangkaian kegiatan diisi dengan penanaman bibit pohon sebagai upaya penghijauan, aksi gotong royong membersihkan sampah di sekitar bantaran sungai, serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keseimbangan ekosistem. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 bibit pohon ditanam langsung oleh komunitas Gerkatin sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.


Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Galih Apria, menegaskan bahwa program Green Policing merupakan bentuk transformasi peran Polri yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum di bidang lalu lintas, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan sosial dan lingkungan.


> “Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga dalam menjaga lingkungan hidup yang bersih dan sehat. Kolaborasi bersama Gerkatin menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama, tanpa memandang batas,” ujarnya.


Sementara itu, perwakilan Gerkatin, Liany, yang mendampingi langsung Ketua Gerkatin Provinsi Riau, Annela Rahma, menyampaikan apresiasi atas pelibatan komunitas tunarungu dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi ini menjadi ruang inklusif yang memperkuat peran aktif penyandang disabilitas dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.


Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa kegiatan Green Policing akan terus digalakkan sebagai bagian dari upaya membangun budaya tertib yang tidak hanya terbatas pada lalu lintas, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan.


> “Kami ingin membangun kesadaran bahwa tertib tidak hanya di jalan raya, tetapi juga dalam menjaga lingkungan. Sungai Siak adalah aset penting daerah yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menanamkan nilai kepedulian, menjaga kebersihan, serta melestarikan lingkungan demi generasi mendatang,” tegasnya.


Keterlibatan komunitas tunarungu dalam aksi ini tidak hanya mencerminkan semangat kebersamaan, tetapi juga menjadi simbol bahwa isu lingkungan adalah isu universal yang dapat disuarakan dan dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat.


Melalui kegiatan Green Policing ini, Ditlantas Polda Riau berharap dapat menumbuhkan kesadaran berkelanjutan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan Sungai Siak sebagai salah satu ikon kebanggaan daerah.


Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi contoh nyata kolaborasi lintas elemen dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.(***)





Idam lanun 

Pelepasan 185 Siswa SMA Plus Riau, Generasi XXVI Siap Menatap Masa Depan


PEKANBARU, investigasitop– Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti halaman SMA Negeri Plus Provinsi Riau dalam acara pelepasan siswa/siswi Generasi XXVI, Senin (13/4/2026) pagi. Sebanyak 185 siswa resmi dilepas setelah menempuh pendidikan selama kurang lebih tiga tahun di sekolah unggulan tersebut. 


Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau H. Erisman Yahya, MH, Kepala SMA Negeri Plus Provinsi Riau Edi Sutono, M.Pd, Ketua Komite Zulfan Efendi, serta mantan Gubernur Riau sekaligus pendiri SMA Plus Brigjen (Purn) Shaleh Yazid, SH. Turut hadir para orang tua/wali murid yang menyaksikan momen penuh makna tersebut.


Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan menuju masa depan yang lebih luas.


“Jangan pernah menyerah. Kalian telah dibina menjadi pribadi yang tangguh. Kami yakin, di masa depan kalian akan menjadi generasi hebat, bahkan pemimpin bangsa,” ujarnya.


Ia juga menyoroti komitmen pemerintah dalam terus meningkatkan kualitas SMA Plus Riau, baik dari segi tenaga pendidik maupun sarana prasarana. Bahkan, ke depan sekolah ini didorong untuk masuk dalam program Sekolah Unggul Garuda Transformasi agar mampu mencapai standar pendidikan bertaraf internasional.


Sementara itu, Kepala SMA Negeri Plus Provinsi Riau, Edi Sutono, menyampaikan pesan mendalam kepada para siswa. Ia berharap lulusan SMA Plus tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, beriman, dan disiplin.


“Dalam hidup ini, kegagalan bukanlah akhir. Jika jatuh, bangkitlah. Jika gagal, coba lagi. Dengan usaha dan doa, insyaAllah kalian akan mencapai cita-cita,” pesannya.


Edi juga mengungkapkan rasa haru saat “mengembalikan” para siswa kepada orang tua mereka setelah tiga tahun dibina di lingkungan sekolah dan asrama.


Perwakilan orang tua siswa, H. Zulfahmi S.Pi, M.Si, menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak sekolah dan para guru yang telah menjadi “orang tua kedua” bagi anak-anak mereka. Ia menilai dedikasi para pendidik telah membentuk karakter siswa menjadi lebih mandiri dan siap menghadapi masa depan.


Senada dengan itu, Ketua Komite SMA Plus Riau, Zulfan Efendi, mengapresiasi peran aktif orang tua dalam mendukung terselenggaranya acara pelepasan yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam mendorong kemajuan pendidikan.


“Dari generasi ini, kami optimis akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan di berbagai bidang,” ujarnya.


Sementara itu, perwakilan siswa kelas XII, Zuhri Al-Fayed, menyampaikan rasa terima kasih kepada guru dan pembina asrama atas bimbingan selama ini. Ia juga mengenang perjalanan tiga tahun penuh perjuangan, kebersamaan, dan pengalaman berharga yang tidak akan terlupakan.


“Perpisahan ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan baru. Kami akan membawa semua nilai dan kenangan dari SMA Plus ke mana pun kami melangkah,” ungkapnya.


Acara pelepasan berlangsung sederhana namun penuh makna, mencerminkan nilai kebersamaan dan kedekatan emosional antara siswa, guru, dan orang tua. Momen ini menjadi penutup perjalanan pendidikan di SMA Plus sekaligus awal langkah baru bagi Generasi XXVI dalam menggapai masa depan.





Sri Imelda 

Pulihkan Akses Warga Padang Bolak Julu, TNI dan Masyarakat Bangun Jembatan Gantung

 


Padang Lawas Utara, Investigasi Top – Kodim 0212/Tapanuli Selatan (TS) bersama masyarakat mulai membangun jembatan gantung di Desa Parupuk Julu, Kecamatan Padang Bolak Julu, Kabupaten Padang Lawas Utara, Senin (13/4/2026), sebagai upaya memulihkan akses warga yang terputus akibat banjir.


Jembatan sepanjang 33 meter dengan lebar 1,4 meter ini menjadi penghubung vital menuju lahan pertanian dan perkebunan warga. Kehadirannya diharapkan dapat kembali memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung q untuk aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.


Pengerjaan diawali dengan pembersihan lokasi dan pembongkaran bagian jembatan yang rusak, meliputi lantai, gelagar, hingga struktur sling. Selanjutnya dilakukan penggalian lubang angkur, perbaikan hanger, serta pemasangan kembali sling atas sebagai bagian dari penguatan konstruksi.


Pembangunan dilaksanakan oleh personel Koramil 05/PB Kodim 0212/TS bersama masyarakat secara gotong royong. Hingga saat ini progres pekerjaan telah mencapai sekitar 8 persen dan terus dikebut agar dapat segera dimanfaatkan oleh warga.


Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. “Melalui gotong royong prajurit dan warga, kami optimistis pembangunan dapat selesai tepat waktu sehingga aktivitas masyarakat kembali normal,” ujarnya.


Dengan percepatan pembangunan ini, diharapkan akses warga segera pulih dan mampu mendorong kembali roda perekonomian masyarakat di Kecamatan Padang Bolak Julu dan sekitarnya. *(Dispenad)*

‎Police Goes To School di MAN 1 Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas dan Peduli Lingkungan


PEKANBARU, investigasitop – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas dan kepedulian lingkungan sejak usia dini melalui program Police Goes To School dan Green Policing. Kegiatan ini dilaksanakan di MAN 1 Pekanbaru, Senin pagi, mulai pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB.



‎Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., yang bertindak sebagai pembina upacara. Upacara diikuti oleh 124 guru dan 1.087 siswa, serta didukung oleh personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau.



‎Dalam amanatnya, AKBP Dasril menekankan pentingnya kesadaran akan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Ia juga memaparkan data anatomi kecelakaan lalu lintas tahun 2026 sebagai gambaran nyata risiko di jalan raya, sekaligus mengajak para pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Senin ( 13/04/26 )



‎“Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Para pelajar diharapkan dapat menjadi pelopor keselamatan dengan memulai dari hal sederhana, seperti menggunakan helm berstandar SNI dan mematuhi aturan lalu lintas,” ujarnya.



‎Selain edukasi lalu lintas, Ditlantas Polda Riau juga memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui program Green Policing. Materi yang disampaikan meliputi ajakan untuk menjaga kebersihan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membangun kebiasaan ramah lingkungan di lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari.



‎Sebagai bentuk implementasi nyata program tersebut, Ditlantas Polda Riau menyerahkan bibit pohon berbuah kepada pihak sekolah untuk ditanam dan dirawat bersama. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif generasi muda terhadap pentingnya menjaga lingkungan.



‎Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi kuis seputar keselamatan berlalu lintas. Para siswa yang berhasil menjawab pertanyaan mendapatkan apresiasi berupa helm SNI, tumbler, dan buku panduan keselamatan berlalu lintas.



‎Kepala MAN 1 Pekanbaru, Norerlinda, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai, edukasi yang diberikan sangat bermanfaat dalam membentuk karakter siswa.



‎“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Ditlantas Polda Riau atas kegiatan ini. Edukasi yang diberikan tidak hanya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada para siswa,” ungkapnya.



‎Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa kegiatan Police Goes To School dan Green Policing merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran generasi muda sejak dini.



‎“Melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah, kami ingin menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesadaran berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan. Generasi muda adalah kunci dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas dan lingkungan yang berkelanjutan di masa depan,” tegasnya.



‎Di bawah kepemimpinan Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, Ditlantas Polda Riau terus konsisten hadir membangun budaya tertib berlalu lintas serta menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan sejak usia dini, dengan menjadikan sekolah sebagai salah satu sarana utama dalam menanamkan nilai-nilai tersebut.



‎Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar tidak hanya memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan berkelanjutan.



‎Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas serta lingkungan yang hijau dan berkelanjutan. (***)





Idam lanun 

Pulihkan Akses Warga Badar, TNI dan Masyarakat Bangun Jembatan Gantung di Aceh Tenggara


Aceh Tenggara, investigasitop – Upaya pemulihan akses masyarakat pascabencana terus dilakukan melalui pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara. Hingga Minggu (12/4/2026), pengerjaan telah memasuki tahap krusial pemasangan rangka dasar pondasi dan terus dikebut oleh TNI bersama masyarakat.


Pembangunan dilakukan oleh Babinsa Koramil 0108-03/Badar dan personel Posramil Darul Hasanah Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga setempat. Jembatan ini menjadi akses vital yang menghubungkan antarwilayah, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat.


Danramil 0108-03/Badar Kapten Inf Sadriadi melalui Danposramil Darul Hasanah Peltu Dedi Cahyadi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini menjadi prioritas karena sangat dibutuhkan masyarakat. “Jembatan ini akan mempermudah mobilitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian yang menjadi sumber utama penghidupan masyarakat,” ujarnya.


Di lapangan, personel TNI dan warga bekerja secara gotong royong melaksanakan pemasangan rangka besi pondasi, penguatan struktur dasar, serta menyiapkan material untuk tahapan selanjutnya. Meski menggunakan peralatan sederhana, pengerjaan tetap mengedepankan kualitas dan faktor keamanan.


Pembangunan jembatan ini merupakan respons atas rusaknya jembatan sebelumnya akibat banjir bandang yang sempat memutus akses warga. Kondisi tersebut berdampak pada terganggunya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah Kecamatan Badar dan sekitarnya.


Dengan terus dipercepatnya pengerjaan, jembatan gantung ini diharapkan segera rampung sehingga dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat. Kehadirannya akan memperkuat konektivitas wilayah serta menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. *(Dispenad)*






Sri Imelda 

Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Pelantikan Pejabat Manajerial Pada Lingkungan Kanwil Ditjenpas Riau 


Pekanbaru, investigasitop – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai mengikuti kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Manajerial di lingkungan Kanwil Ditjenpas Riau. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar, serta dihadiri oleh para pejabat struktural, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan tanpa terkecuali Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Reinhards Indra Pitoy, rohaniawan, serta para pejabat yang dilantik beserta pendamping, Sabtu (11/04). 


Dalam sambutannya, Maizar menyampaikan bahwa pelantikan yang dilaksanakan bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi titik awal langkah baru yang menandai bertambahnya amanah, tanggung jawab, dan kepercayaan dari negara kepada para pejabat yang dilantik. 


Ia menegaskan bahwa mutasi, pengangkatan, dan penyegaran jabatan merupakan hal yang lumrah dalam organisasi, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja, memperkuat struktur organisasi, serta mendorong kemajuan institusi pemasyarakatan. 


Menurut Maizar, sumpah jabatan yang telah diucapkan bukan sekadar rangkaian kata, melainkan janji kepada Tuhan, bangsa, dan negara untuk menjalankan tugas dengan penuh kejujuran, integritas, serta tanggung jawab. 


Lebih lanjut, ia berpesan agar para pejabat yang baru dilantik mampu menjadi pemimpin yang tidak hanya menjalankan fungsi manajerial, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi jajaran. Pemimpin di lingkungan pemasyarakatan diharapkan hadir di tengah-tengah jajaran, peduli, mampu mendengar, serta berani mengambil keputusan dengan bijaksana. 


“Bangun sinergi, perkuat integritas, dan jadikan nilai kemanusiaan sebagai dasar dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesan Maizar kepada para pejabat yang baru dilantik. 


Pada kesempatan tersebut, Maizar juga mengingatkan bahwa amanah jabatan harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.




Mirza halawa 

Apel Pagi Jadi Momentum Kalapas Pekanbaru Tekankan Integritas dan Berantas Halinar


Pekanbaru, investigasitop INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan kegiatan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, dengan diikuti oleh seluruh jajaran petugas, sebagai bentuk penguatan disiplin serta komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban, Senin (13/04).


Dalam amanatnya, Kepala Lapas Pekanbaru menegaskan pentingnya meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem pengamanan sebagai langkah antisipatif terhadap berbagai potensi gangguan, kalapas menekankan bahwa pemberantasan Halinar (HP, Pungli, dan Narkoba) merupakan harga mati.


“Kita harus terus memperkuat pengamanan dan meningkatkan deteksi dini terhadap segala potensi gangguan. Laksanakan tugas sesuai prosedur dan jangan lengah dalam setiap situasi,” tegas Yuniarto.


Lebih lanjut, Kalapas mengingatkan agar seluruh petugas senantiasa menjalankan tugas secara profesional dengan menjunjung tinggi integritas. Ia menekankan bahwa kedisiplinan dan tanggung jawab merupakan kunci utama dalam menjaga kondisi lapas tetap aman dan kondusif.


Selain itu, Yuniarto juga mendorong seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan dan masyarakat. Menurutnya, pelayanan yang baik harus berjalan seiring dengan terciptanya situasi keamanan yang stabil.


Melalui kegiatan apel pagi ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru semakin solid dan berkomitmen dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih, aman, dan tertib.




Mirza halawa 

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done