INVESTIGASI TOP

Kamis, 19 Februari 2026

OPTIMALISASI PELAYANAN PRIMA, LAPAS KELAS IIA BANGKINANG TERIMA KUNJUNGAN KOORDINASI KEMENKO KUMHAM IMIPAS


BANGKINANG, investigasi top INFO_PAS– Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat pelaksanaan program pembinaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang menerima kunjungan sinkronisasi dan koordinasi dari jajaran Deputi Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan Kemenko Kumham Imipas, Rabu (18/2/2026).


Kunjungan yang dipimpin oleh Agus Heryanto selaku Analis Kebijakan Ahli Madya bersama rombongan dilakukan guna meninjau secara langsung berbagai fasilitas layanan termasuk layanan kesehatan warga binaan serta pelaksanaan program pembinaan yang berjalan di lingkungan Lapas. Peninjauan difokuskan pada pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian warga binaan sebagai bagian dari penguatan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pemulihan.


Dalam keterangannya, Agus menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan implementasi pelayanan dan pembinaan di satuan kerja pemasyarakatan berjalan optimal, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor agar kebijakan dapat dilaksanakan secara efektif dan selaras.


“Kami ingin memastikan pelayanan dan pembinaan di Lapas terlaksana sesuai tugas dan fungsi kementerian koordinator. Lapas Kelas IIA Bangkinang menunjukkan komitmen yang baik dalam menghadirkan layanan, inovasi, serta program pembinaan bagi warga binaan,” ujarnya.


Ia juga memaparkan bahwa Deputi Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan dan menyelaraskan kebijakan keimigrasian serta pemasyarakatan antar kementerian dan lembaga. Hal tersebut dilakukan guna menjamin kebijakan berjalan terpadu, efektif, serta sejalan dengan prinsip pelayanan publik, penegakan hukum, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.


Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran jajaran Kemenko Kumham Imipas menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan.


“Kami mengapresiasi kunjungan dan perhatian dari jajaran Kemenko Kumham Imipas. Kegiatan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat program pembinaan, sehingga warga binaan dapat memperoleh pembinaan yang optimal dan siap kembali ke masyarakat,” ungkap Alexander.


Lebih lanjut, Alexander menegaskan komitmen jajaran Lapas Kelas IIA Bangkinang untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada pembinaan dan pemulihan warga binaan, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setelah menjalani masa pidana.






Mirza halawa 

Pelaksanaan Kegiatan Kebersihan/Kerja Bakti Insan Pemasyarakatan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 


Pekanbaru, investigasi top- Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, jajaran pegawai bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melaksanakan kegiatan kebersihan dan kerja bakti di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan.


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan serta upaya menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan kondusif selama pelaksanaan ibadah Ramadhan.


Seluruh Insan Pemasyarakatan turut berpartisipasi aktif dengan penuh semangat dan rasa kebersamaan.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan nilai gotong royong, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab bersama dalam menciptakan suasana yang tertib dan harmonis. 


Diharapkan melalui kegiatan ini, pelaksanaan ibadah di Bulan Suci Ramadhan dapat berlangsung dengan lebih khusyuk dan lancar.


Dengan semangat kebersamaan, Lembaga Pemasyarakatan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan pembinaan yang optimal, khususnya dalam menyambut momen penuh berkah di Bulan Suci Ramadhan.




Mirza halawa 

Rabu, 18 Februari 2026

Tarawih Perdana 1447 H, Kakanwil Awali Ramadan dengan Tarawih di Lapas IIA Padang


Padang, investigasi top 18 Februari 2026 — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Sholat Tarawih hari pertama dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M di Lapas Kelas IIa Padang dihadiri oleh Kepala Lapas, pejabat struktural, petugas, serta Warga Binaan Pemasyarakatan. 


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian pembinaan keagamaan di lingkungan Pemasyarakatan dengan tujuan memperkuat pembinaan kepribadian berbasis spiritual bagi Warga Binaan. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Isya berjamaah di Masjid Lapas Kelas IIA Padang, kemudian dilanjutkan dengan Sholat Tarawih.


Kepala Kantor Wilayah, Kunrat Kasmiri, menyampaikan tausiah kepada seluruh jajaran dan Warga Binaan. "kita harus mengucap syukur kepada Allah karna kita masih diberikan kesempatan untuk menyambut bulan suci Ramadhan. pada bulan suci ramadhan ini adalah bulan yang penuh berkat karna amal ibadah kita dilipatkan gandakan oleh Allah. jadi mari kita manfaatkan waktu bulan Ramadhan ini dengan baik dengan beribadah kepada Allah dan membaca Al-Qur'an. ujarnya


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang menyampaikan pesan tentang keutamaan Ramadan, pentingnya menjaga akhlak, serta menjadikan bulan suci sebagai sarana introspeksi dan peningkatan kualitas diri. Seluruh kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar di bawah pengawasan petugas pengamanan, serta ditutup dengan doa bersama.


Seluruh kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar di bawah pengawasan petugas pengamanan, serta ditutup dengan doa Bersama dan berharap dengan kegiatan ini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembinaan kepribadian berbasis keagamaan dan spiritual.






Sri Imelda 

Lebih Dari Sekedar Ibadah, Tarawih Jadi Penyejuk Hati Warga Binaan Lapas Pekanbaru di Malam Pertama Ramadhan


Pekanbaru, investigasi top INFO_PAS – Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan menyelimuti Masjid At-Taubah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru pada malam pertama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Ratusan warga binaan tampak antusias mengikuti pelaksanaan sholat Isya dan dilanjutkan dengan sholat Tarawih secara berjamaah, Rabu malam (18/02/2026).


Pelaksanaan tarawih tersebut tidak hanya sekadar ibadah, namun menjadi penyejuk hati warga binaan Lapas Pekanbaru dalam menyambut Ramadhan. Hal itu terpancar dari suasana batin para warga binaan yang mengikuti ibadah dengan penuh kekhusyukan. Meski harus menjalani ibadah jauh dari pelukan keluarga, raut wajah ketenangan tetap terpancar dari balik peci dan baju koko yang mereka kenakan.


Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran turut hadir dan mengikuti langsung pelaksanaan sholat Tarawih berjamaah bersama warga binaan. Kehadiran pimpinan dan petugas ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pembinaan keagamaan, sekaligus mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.


Kepala Lapas Pekanbaru menyampaikan bahwa pelaksanaan sholat Tarawih berjamaah merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan untuk membentuk karakter warga binaan menjadi lebih baik, khususnya dalam meningkatkan kualitas spiritual selama menjalani masa pembinaan.


“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pembinaan kerohanian agar warga binaan dapat memanfaatkan bulan Ramadan sebagai sarana introspeksi diri, meningkatkan keimanan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik. Lebih dari itu, bagi mereka, tarawih bukan sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan menjadi penyejuk hati di tengah menjalani masa pidana,” ungkap Yuniarto.


Pelaksanaan sholat Tarawih berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar di bawah pengawasan petugas. Selama bulan Ramadan, Lapas Kelas IIA Pekanbaru juga telah menyiapkan berbagai kegiatan dan program keagamaan lainnya, seperti tadarus Al-Qur’an, ceramah agama, dan pembinaan rohani secara rutin.


Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat menjalani bulan suci Ramadan dengan penuh makna serta menjadikannya sebagai titik awal perubahan positif dalam kehidupan mereka ke depan.





Mirza halawa 

Kanwil Ditjenpas Riau Dampingi Kunjungan Strategis Kemenko Kumham Imipas, Perkuat Sinergi dan Pastikan Layanan Pemasyarakatan Optimal


Pekanbaru, investigasi top- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau mendampingi kunjungan strategis jajaran Deputi Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) ke sejumlah satuan kerja Pemasyarakatan di Pekanbaru, Rabu (18/2/2026).


Kunjungan yang dipimpin oleh Analis Kebijakan Ahli Madya, Agus Heryanto, tersebut menyasar Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Rutan Kelas I Pekanbaru, serta Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru. Agenda utama meliputi sinkronisasi dan koordinasi kebijakan, peninjauan fasilitas layanan, serta evaluasi program pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi warga binaan.


Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Suroto, menegaskan bahwa Kanwil Ditjenpas Riau berkomitmen penuh mendukung penguatan tata kelola Pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan akuntabel.


“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pusat dan daerah. Kami memastikan seluruh jajaran di Riau menjalankan tugas dan fungsi secara optimal, baik dalam aspek keamanan, pelayanan, maupun pembinaan warga binaan,” ujar Suroto.


Di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, rombongan meninjau berbagai fasilitas layanan serta program pembinaan yang telah berjalan. Apresiasi disampaikan atas komitmen satuan kerja dalam menghadirkan inovasi layanan dan pembinaan yang berorientasi pada pemulihan serta kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat.


Sementara itu, di Rutan Kelas I Pekanbaru, Asisten Deputi Tata Kelola Pemasyarakatan melakukan peninjauan langsung ke Dapur Bedelau dan Klinik Pratama guna memastikan situasi tetap aman, kondusif, serta seluruh layanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Rutan Pekanbaru, Erwin Siregar, beserta jajaran pejabat struktural.





Sri Imelda 

Gelar Upacara Penyematan Tanda Kenaikan Pangkat, Kakanwil Bambang Haryanto: Kenaikan Pangkat Adalah Amanah dan Tanggung Jawab Besar


Gorontalo, investigasi top— Suasana khidmat dan penuh kebanggaan menyelimuti Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Gorontalo saat digelarnya upacara penyematan pangkat bagi pegawai yang lulus Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP). Momentum ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan tonggak penting dalam perjalanan karier aparatur pemasyarakatan.(18/02)


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Gorontalo, Bambang Haryanto, serta dihadiri para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Gorontalo dan jajaran pegawai di lingkungan Kanwil Ditjenpas Gorontalo.


Dalam amanatnya, Kakanwil Bambang menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya bentuk penghargaan atas dedikasi dan kinerja, tetapi juga amanah besar yang membawa tanggung jawab lebih tinggi.


Ia mengingatkan bahwa setiap pegawai yang memperoleh kenaikan pangkat harus mampu menunjukkan perubahan positif yang nyata — tidak hanya pada capaian kerja, tetapi juga pada sikap dan kepemimpinan di lingkungan kerja masing-masing.


Lebih dari Sekadar Penghargaan

Kenaikan pangkat di lingkungan pemasyarakatan diharapkan menjadi energi baru bagi para pegawai untuk terus mengembangkan kompetensi dan memperkuat loyalitas terhadap organisasi. Dengan jenjang kepangkatan yang lebih tinggi, para pegawai dituntut untuk menjadi teladan, motor penggerak kinerja, serta garda terdepan dalam memberikan pelayanan yang optimal dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.


Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa setiap capaian karier harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab moral dan profesional dalam menjaga nama baik institusi.


Dengan semangat baru dan tanggung jawab yang semakin besar, para pegawai yang naik pangkat diharapkan mampu membawa perubahan positif, memperkuat soliditas organisasi, serta terus mengabdi dengan penuh dedikasi demi kemajuan institusi dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.


(HUMAS KANWIL DITJENPAS GORONTALO)



Sri Imelda 

Tim Investigasi Soroti Dugaan Praktik Pijat Plus-plus di Lubuk Baja Saat Menjelang Ramadan, Pemerintah dan APH Diminta Bertindak

 


Batam, Investigasi Top -  Tim investigasi awak media melakukan penelusuran langsung ke sebuah tempat usaha pijat bermerek FLOTIM MASSAGE di kawasan Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Investigasi dilakukan menyusul laporan masyarakat terkait dugaan praktik penyimpangan layanan pijat kebugaran.

Dari hasil kunjungan lapangan, tempat usaha tersebut beroperasi seperti layanan pijat pada umumnya. Namun tim investigasi memperoleh rekaman percakapan yang diduga memuat penawaran layanan di luar pijat standar. Dalam rekaman video yang dimiliki tim media, terdengar percakapan tawar-menawar harga serta pernyataan terapis yang menawarkan negosiasi lanjutan di dalam ruangan.

Temuan ini menjadi sorotan karena terjadi dalam momentum menjelang dan memasuki bulan suci Ramadan, saat masyarakat mengharapkan adanya peningkatan pengawasan serta penertiban terhadap tempat-tempat usaha yang diduga menyimpang dari izin operasional. Sejumlah warga menyampaikan keprihatinan karena praktik yang diduga bermuatan layanan plus-plus dinilai semakin terbuka.

Pemerintah Kota Batam sebelumnya telah menerbitkan surat edaran yang menegaskan larangan terhadap tempat usaha berkedok pijat kebugaran yang menjalankan praktik asusila maupun prostitusi terselubung. Seluruh pelaku usaha diwajibkan menjalankan kegiatan sesuai perizinan, norma hukum, dan ketertiban umum — terlebih dalam periode Ramadan.

Tim investigasi meminta instansi terkait dan aparat penegak hukum (APH) untuk segera melakukan verifikasi faktual di lapangan. Pengawasan juga diharapkan melibatkan otoritas kawasan dari BP Batam apabila lokasi usaha termasuk dalam wilayah kewenangan pengelolaan mereka.

Media menegaskan bahwa seluruh materi yang dimuat merupakan hasil temuan dan dugaan investigasi, bukan vonis hukum. Penetapan pelanggaran dan sanksi sepenuhnya merupakan kewenangan aparat dan lembaga berwenang.

Sesuai Kode Etik Jurnalistik, asas praduga tak bersalah, serta prinsip hak jawab, redaksi telah dan terus mengupayakan konfirmasi kepada pihak pengelola usaha terkait. Hingga siaran pers ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi yang diberikan.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak pengelola, pemerintah daerah, BP Batam, maupun APH setempat. Tanggapan resmi akan dimuat secara proporsional dalam pemberitaan lanjutan.

Tim investigasi 

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done