INVESTIGASI TOP

Sabtu, 14 Maret 2026

Koramil 03/Bgs Kapten Inf Khoirul Anwar Bersama Persit Bagikan 200 Cup Takjil Gratis, Dilanjutkan Buka Puasa Bersama


ROKAN HILIR, investigasi top– Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Koramil 03/Bgs Kodim 0321/Rohil bersama Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 4 Koramil 03/Bgs menggelar kegiatan pembagian takjil gratis kepada masyarakat, Kamis (13/03/2026).






Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di depan Markas Koramil (Makoramil) 03/Bgs dan dipimpin langsung oleh jajaran personel TNI bersama anggota Persit KCK Ranting 4 Koramil 03/Bgs.






Sebanyak 200 cup takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan TNI dengan warga, khususnya di bulan suci Ramadhan.






Adapun takjil yang dibagikan terdiri dari berbagai jenis menu berbuka puasa, yaitu bubur kacang hijau sebanyak 50 cup, kolak pisang 50 cup, bubur candil 50 cup, serta es doger sebanyak 50 cup.






Danramil 03/Bgs Khoirul Anwar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Koramil bersama Persit kepada masyarakat, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan warga.




“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, serta mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.




Setelah kegiatan pembagian takjil, acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara personel Koramil 03/Bgs dan anggota Persit KCK Ranting 4, yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.




Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat selama bulan Ramadhan

Cek Pos Pam dan Pos Yan di Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026


Pekanbaru, investigasitop – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Idulfitri 1447 H, Direktur Lalu Lintas Polda Riau Jeki Rahmat Mustika melakukan pengecekan langsung Pos Pengamanan (Pos Pam) Purna MTQ dan Pos Pelayanan (Pos Yan) Ramayana di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Sabtu (14/3/2026).


Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri. Dalam kegiatan tersebut, Dirlantas didampingi para pejabat utama Ditlantas Polda Riau.


Dari hasil pantauan di lapangan, Pos Pam Purna MTQ telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pelayanan masyarakat seperti bengkel gratis bagi pemudik, Tactical Floor Game (TFG), layar pemantauan CCTV yang terhubung dengan sejumlah ruas jalan protokol di Kota Pekanbaru, serta peta jalur lalu lintas untuk memudahkan pemantauan dan pengendalian arus kendaraan.


Selain itu, personel Raimas Cepat (Raicet) juga disiagakan untuk mengantisipasi serta mengurai potensi kemacetan di titik-titik rawan. Personel tersebut merupakan gabungan dari Ditlantas Polda Riau dan Satlantas Polresta Pekanbaru yang siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.


Dalam kesempatan tersebut, Dirlantas Polda Riau Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa seluruh petugas gabungan yang telah ditugaskan di Pos Pam, Pos Yan maupun Pos Terpadu siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama arus mudik berlangsung.


“Petugas gabungan yang telah ditempatkan di pos-pos pengamanan, pos pelayanan maupun pos terpadu di wilayah Polda Riau siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar memastikan keamanan rumah sebelum berangkat mudik.


“Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan bepergian mudik agar memastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman, berkoordinasi dengan RT/RW setempat maupun tetangga sekitar, serta memastikan peralatan dapur dalam keadaan steril sebelum ditinggalkan,” ujar Dirlantas.


Lebih lanjut, ia menyampaikan apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi layanan darurat Polri melalui call center 110 agar segera ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian terdekat.


Dirlantas juga mengimbau para pemudik agar mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan perjalanan.


“Pastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat, kendaraan yang digunakan dalam kondisi baik, serta membawa kelengkapan surat diri maupun surat kendaraan. Jika merasa lelah saat berkendara, silakan beristirahat di tempat yang aman atau memanfaatkan Pos Pam dan Pos Yan yang telah disediakan,” jelasnya.


Khusus bagi pengguna jalan tol, ia mengingatkan agar selalu mengontrol laju kendaraan serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah.


“Kami juga mengingatkan kepada para pengguna jalan tol agar tidak memarkirkan kendaraan di bahu jalan tol maupun di bahu jalan arteri karena dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya,” tutupnya.


Melalui berbagai langkah tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar sehingga tercipta Mudik Aman, Keluarga Bahagia.




Idam lanun 

Jumat, 13 Maret 2026

Dugaan Judi Meja Ikan Gelper di Pekanbaru Resahkan Warga, Masyarakat Desak Pemerintah dan Aparat Bertindak Tegas


Pekanbaru, investigasitop Aktivitas perjudian meja ikan jenis Gelper yang diduga beroperasi bebas di kawasan Jalan Riau, Kota Pekanbaru, semakin meresahkan masyarakat sekitar. Warga menilai praktik tersebut berpotensi merusak kehidupan sosial dan ekonomi keluarga di lingkungan mereka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, sebuah tempat usaha yang dikenal dengan nama BINGGO disebut berada di kawasan Jalan Riau, sekitar samping Jalan Kuras dan tidak jauh dari kawasan hotel Novotel. Tempat tersebut diduga menjadi lokasi aktivitas perjudian meja ikan Gelper yang cukup besar di Kota Pekanbaru.

Sejumlah warga menyebut pengawasan tempat tersebut diduga berkaitan dengan seseorang yang dikenal dengan nama John Ketek. Namun hingga saat ini belum ada klarifikasi resmi dari pihak yang disebutkan terkait informasi tersebut.

Masyarakat juga menyampaikan adanya dugaan praktik pemberian setoran atau upeti kepada sejumlah oknum dari berbagai pihak agar aktivitas perjudian tersebut dapat terus berjalan. Dugaan tersebut bahkan disebut-sebut melibatkan oknum dari berbagai unsur, mulai dari lingkungan hingga pihak lain. Namun informasi ini masih menjadi keluhan dan laporan masyarakat yang diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

Para ibu rumah tangga di sekitar lokasi mengaku sangat khawatir terhadap dampak perjudian tersebut terhadap kehidupan keluarga mereka. Mereka menilai praktik perjudian dapat memicu masalah ekonomi rumah tangga, konflik keluarga, hingga kerusakan moral di lingkungan masyarakat.

Oleh karena itu masyarakat secara terbuka meminta Agung Nugroho sebagai Wali Kota Pekanbaru yang saat ini menjabat agar segera mengambil langkah tegas. Warga berharap wali kota dapat menegaskan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, dinas terkait, serta melakukan pengawasan yang serius terhadap aktivitas usaha yang diduga menjadi tempat perjudian tersebut.

Selain itu masyarakat juga meminta perhatian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pekanbaru agar ikut menjalankan fungsi pengawasan terhadap kondisi yang meresahkan masyarakat ini.

Tidak hanya itu, warga juga mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, hingga berbagai unsur pemerintah daerah untuk bersama-sama memperhatikan kondisi sosial di lingkungan tersebut.

“Kami dari masyarakat, khususnya para ibu-ibu rumah tangga di sekitar lokasi, merasa sangat khawatir. Kami berharap pemerintah kota, DPRD, serta seluruh dinas terkait tidak menutup mata terhadap kondisi ini,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Masyarakat juga meminta Kapolresta Pekanbaru dan Kapolda Riau untuk turun tangan melakukan penyelidikan secara serius terhadap dugaan aktivitas perjudian tersebut serta menindak tegas jika memang ditemukan pelanggaran hukum.

Warga berharap pemerintah dan aparat penegak hukum dapat bertindak cepat demi menjaga ketertiban, keamanan, dan masa depan generasi muda di Kota Pekanbaru.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola tempat usaha yang disebutkan maupun dari pihak aparat terkait mengenai dugaan aktivitas perjudian tersebut.




Iskandar 

Polres Kampar Bazar Pasar Murah Dalam Rangka Gerakan Pangan Murah Polri Serentak

 


BANGKINANG, Investigasi Top - Polres Kampar melaksana bazar pasar murah dalam rangka Gerakan Pangan Murah Polri Serentak dengan target penyaluram beras di polres Kampar disesuaikan dengan jumlah stok di gudang Kanwil/Kancab Bulog Kabupaten Kampar, Jum'at sekira pukul 09.00 Wib.


Kegiatan ini dihadiri oleh Kabag Ren Polres Kampar AKP Rusman, Kasat Binmas Polres Kampar AKP Nanang Pujiono, Kasiwas Polres Kampar, kasat tahun polres kampar, Kanwil/kancab Bulog Kab. Kampar, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kab. Kampar, Staf Disperdagangan Koperasi UMKM, Camat Bangkinang Kota Minda, Camat Salo Sofiandi, Kapolsek Bangkinang Kota dan Kapolsek Bangkinang Barat.


Selain itu juga ada masyarakat yang hadir dalam Kegiatan bazar pasar murah dalam rangka Gerakan Pangan Murah Polri Serentak.


Beras Beras SPHP sebanyak 2Ton dengan harga Rp.58.000. "Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan semoga kegiatan ini bisa bantu mengurangi beban masyarakat," jelas Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S.

Muslih

Sidang Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Di BNI KCP Bangkinang Yang Digelar Di Pengadilan Negeri Pekanbaru

 

Pekanbaru, Investigasi Top -Tim Penasihat Hukum terdakwa Unsiska Bahrul, S.Kom menyampaikan duplik atau tanggapan akhir atas replik jaksa penuntut umum dalam sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BNI KCP Bangkinang yang digelar di Pengadilan Negeri/PN Pekanbaru, Jumat (13/3/2026).


Sidang yang dipimpin oleh Aziz Muslim selaku Hakim Ketua dengan agenda pembacaan duplik yang dibacakan oleh Penasihat Hukum terdakwa Unsiska Bahrul.


Dalam dupliknya, Penasihat Hukum terdakwa Unsiska Bahrul, Muskaldi Indra, SH dan Ardansyah, SH, menilai jaksa penuntut umum hanya mengulang kembali uraian yang telah disampaikan dalam surat tuntutan tanpa memberikan argumentasi baru terhadap nota pembelaan (pledoi) yang telah diajukan sebelumnya.


"Unsur setiap orang sebagaimana didakwakan dalam dakwaan primair Pasal 2 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi tidak terbukti secara sah dan meyakinkan terhadap diri terdakwa. Kami berpendapat unsur tersebut seharusnya dikaitkan dengan kedudukan terdakwa dalam struktur kerja perbankan," tegas Ardansyah, SH didampingi Muskaldi Indra, SH selaku tim penasihat hukum terdakwa Unsiska Bahrul di persidangan.


Selain itu, tim penasihat hukum juga membantah tuduhan bahwa terdakwa melakukan perbuatan melawan hukum dalam proses penyaluran KUR. Mereka menegaskan bahwa beberapa prosedur seperti pre-screening dan validasi bukan merupakan tugas Unsiska Bahrul, melainkan tanggung jawab analis kredit di BNI KCP Bangkinang.


Hal tersebut, menurut mereka, juga diperkuat oleh keterangan saksi dalam persidangan yang menyatakan bahwa proses verifikasi dan validasi data calon debitur dilakukan oleh analis kredit sebelum diajukan untuk persetujuan.


Penasihat hukum juga menegaskan bahwa terdakwa tetap menjalankan tugas pemantauan terhadap kredit yang telah dicairkan. Bahkan selama Unsiska Bahrul bertugas di BNI KCP Bangkinang, disebutkan tidak pernah terjadi kredit macet hingga ia dipindahkan ke unit lain.


Dalam persidangan juga terungkap bahwa terdakwa Unsiska Bahrul pernah menyerahkan rekaman percakapan kepada atasannya terkait dugaan penipuan yang dilakukan oleh Irwan Saputra dalam proses pencairan KUR terhadap sejumlah debitur. Rekaman tersebut disampaikan Unsiska Bahrul kepada Andika Habli, S.E selaku pimpinan KCP BNI Bangkinang.


Namun demikian, menurut penasihat hukum, meskipun telah mengetahui adanya dugaan penipuan yang dilakukan oleh Irwan Saputra, Andika Habli tidak melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak berwajib atau kepolisian. Ia hanya meminta Irwan Saputra untuk bertanggung jawab dengan melakukan pembayaran angsuran kredit.


Penasihat hukum menyebutkan bahwa Irwan Saputra telah beberapa kali mengingkari janjinya untuk menyelesaikan kewajiban tersebut, namun tetap tidak dilakukan pelaporan kepada aparat penegak hukum. “Mengapa hal itu bisa terjadi hanya Terdakwa I Andika Habli yang mengetahuinya. Dalam hukum, membiarkan kejahatan yang sudah diketahui sama saja dengan melakukan kejahatan,” ungkap Muskaldi Indra dan Ardansyah saat diwawancarai usai persidangan.


Lebih lanjut, penasihat hukum juga menyinggung Putusan Mahkamah Agung Nomor 1364 K/Pid.Sus/2016 yang menegaskan bahwa dalam struktur organisasi perbankan, tanggung jawab akhir atas persetujuan kredit berada pada Pejabat Pemutus Kredit.


Menurut Penasihat Hukum, bawahan yang hanya menyiapkan dokumen verifikasi tidak dapat dimintai pertanggungjawaban pidana atas keputusan yang diambil oleh atasannya, kecuali terbukti adanya persekongkolan jahat (conspiracy).


Terkait dugaan penerimaan gratifikasi, penasihat hukum terdakwa juga membantah tuduhan tersebut. Berdasarkan keterangan saksi dari tim audit internal BNI dalam persidangan, uang yang diterima terdakwa disebut merupakan pinjaman dari Irwan Saputra, bukan gratifikasi sebagaimana didalilkan jaksa.


Selain itu, penasihat hukum juga menilai unsur kerugian keuangan negara tidak terpenuhi dalam perkara tersebut sehingga terdakwa tidak dapat dimintai pertanggungjawaban pidana berdasarkan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Tim

Lapas Pekanbaru Klarifikasi Informasi Terkait Warga Binaan Berinisial AW

 


Pekanbaru, Investigasi Top – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menegaskan bahwa seorang pria berinisial AW, yang belakangan disebut-sebut dalam pemberitaan terkait kasus narkoba, bukan merupakan warga binaan Lapas Pekanbaru, Jumat (13/03).


Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran terhadap informasi yang beredar di sejumlah media daring.


Berdasarkan data yang dimiliki Lapas Pekanbaru, AW tidak tercatat sebagai warga binaan yang sedang menjalani masa pidana di Lapas Pekanbaru.


“AW bukan warga binaan Lapas Pekanbaru. Kami telah melakukan pengecekan terhadap data yang ada dan memastikan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi di Lapas saat ini,” ujar Yuniarto.


Ia menjelaskan bahwa pihak Lapas Pekanbaru juga telah berkoordinasi dengan Polresta Pekanbaru guna memastikan kejelasan informasi yang beredar di masyarakat.


Menurutnya, klarifikasi ini penting disampaikan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman terkait kondisi di Lapas Pekanbaru.


Di sisi lain, Lapas Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemberantasan peredaran narkoba serta penggunaan telepon genggam ilegal di dalam Lapas.


Sejumlah langkah yang dilakukan secara berkelanjutan antara lain:

Melaksanakan razia rutin di blok hunian sebagai langkah pencegahan masuknya barang terlarang.

Memperkuat sistem pengawasan internal di lingkungan lapas.

Meningkatkan koordinasi dengan aparat penegak hukum, termasuk kepolisian dan instansi terkait.


“Upaya pemberantasan narkoba serta pengawasan terhadap barang terlarang di dalam lapas menjadi prioritas kami. Setiap pelanggaran yang ditemukan akan ditindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Yuniarto.


Melalui klarifikasi ini, Lapas Pekanbaru mengajak masyarakat untuk menyikapi setiap informasi secara bijak serta memastikan kebenaran sumber berita sebelum mempercayai atau menyebarkannya lebih lanjut.

RUMAH ZAKAT SALURKAN 100 PAKET FIDYAH UNTUK WARGA DI SIALANGMUNGGU, PEKANBARU


Pekanbaru, investigasitop – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, Rumah Zakat kembali menyalurkan program kebaikan melalui distribusi *100 paket fidyah* kepada warga di Kelurahan Sialangmunggu, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Riau. Kegiatan penyaluran ini dilaksanakan pada *Kamis, 12 Februari 2026*, oleh para Relawan Rumah Zakat.


Program fidyah ini merupakan amanah dari para donatur yang mempercayakan penyalurannya kepada Rumah Zakat agar dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya para lansia dan warga dengan keterbatasan ekonomi. Melalui program ini, Rumah Zakat berupaya menghadirkan kebahagiaan sekaligus memastikan amanah fidyah tersalurkan secara tepat sasaran.


Dalam proses penyaluran, para relawan mendatangi langsung masyarakat penerima manfaat di wilayah Sialangmunggu. Suasana penuh kehangatan dan rasa syukur tampak dari wajah para penerima manfaat yang merasa terbantu dengan adanya bantuan paket fidyah tersebut.


Salah satu penerima manfaat, *Nek Usman (70 tahun)*, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan.


“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada donatur Rumah Zakat. Saya merasa sangat terbantu dengan adanya program fidyah ini. Semoga Allah membalas semua kebaikan para donatur,” ungkap Nek Usman dengan penuh haru.


Program fidyah merupakan salah satu bentuk ibadah sosial yang memiliki nilai kepedulian tinggi, di mana fidyah yang ditunaikan oleh para donatur disalurkan dalam bentuk makanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui program ini, tidak hanya kewajiban ibadah yang tertunaikan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima.


Relawan Rumah Zakat yang terlibat dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa penyaluran fidyah menjadi salah satu program yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan bantuan pangan sehari-hari.


Rumah Zakat berharap program ini dapat terus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat yang membutuhkan. Dengan dukungan para donatur, berbagai program pemberdayaan dan bantuan kemanusiaan dapat terus dihadirkan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Rumah Zakat juga mengajak masyarakat untuk terus menebar kebaikan dan berbagi kepada sesama, karena setiap bantuan yang diberikan sekecil apa pun akan memberikan dampak besar bagi mereka yang membutuhkan.


Rumah Zakat mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan penyaluran fidyahnya. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.




Sri Imelda 

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done