INVESTIGASI TOP

Selasa, 21 April 2026

Tanamkan Disiplin dan Cinta Lingkungan Sejak Dini, Ditlantas Polda Riau Gencarkan Police Goes To School di SDN 171 Pekanbaru


Pekanbaru, investigasitop– Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau terus menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui kegiatan edukatif bertajuk Police Goes To School yang dirangkaikan dengan program Green Policing. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (21/04/2026) pagi di Lapangan SD Negeri 171, Jalan Sepakat, Pekanbaru.


Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., bersama jajaran personel Subdit Kamsel. Turut hadir para guru serta sekitar 400 siswa-siswi SD Negeri 171 Pekanbaru yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.


Dalam kesempatan tersebut, AKBP Dasril menyampaikan materi kampanye keselamatan berlalu lintas yang menekankan pentingnya disiplin di jalan raya sejak usia dini. Edukasi diberikan berdasarkan data anatomi kecelakaan lalu lintas tahun 2026, sehingga para siswa dapat memahami secara nyata risiko dan dampak dari pelanggaran lalu lintas.


Tak hanya penyampaian materi, kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui sesi tanya jawab dan kuis seputar keselamatan berlalu lintas. Para siswa yang berhasil menjawab pertanyaan diberikan hadiah menarik berupa helm berstandar SNI, tumbler, serta buku panduan keselamatan berlalu lintas, sebagai bentuk motivasi agar semakin peduli terhadap keselamatan di jalan.


Sebagai bagian dari komitmen terhadap pelestarian lingkungan, Ditlantas Polda Riau juga melaksanakan program Green Policing dengan menyerahkan bibit pohon berbuah kepada pihak sekolah. Selain itu, dilakukan pula kegiatan pengumpulan sampah botol plastik sebagai langkah nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sejak dini.


Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini.

“Melalui program Police Goes To School, kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa keselamatan berlalu lintas adalah kebutuhan bersama. Dengan edukasi sejak dini, diharapkan mereka dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” jelasnya.


Ia juga menambahkan bahwa integrasi dengan program Green Policing menjadi langkah strategis untuk membangun generasi yang tidak hanya disiplin di jalan, tetapi juga peduli terhadap lingkungan.

“Kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya tertib berlalu lintas, tetapi juga memiliki kesadaran menjaga lingkungan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan budaya tertib dan peduli lingkungan di tengah masyarakat,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri 171 Pekanbaru, Sukarmi, S.Pd SD, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menilai program Police Goes To School dan Green Policing sangat bermanfaat dalam membentuk karakter siswa.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Ditlantas Polda Riau yang telah memberikan edukasi langsung kepada anak-anak kami. Kegiatan ini sangat positif dalam menanamkan disiplin berlalu lintas serta kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut agar siswa semakin sadar akan pentingnya keselamatan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.


Di akhir kegiatan, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyampaikan bahwa program Police Goes To School dan Green Policing merupakan bagian dari program prioritas Polri dalam membangun karakter generasi muda yang disiplin dan berintegritas.

“Edukasi kepada pelajar merupakan langkah strategis dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di masa depan. Kami ingin anak-anak menjadi agen perubahan yang mampu menularkan nilai-nilai keselamatan kepada keluarga dan lingkungannya,” tegasnya.


Ia juga menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus berjalan seiring dengan kesadaran berlalu lintas.

“Melalui Green Policing, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar, untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama,” tutupnya.


Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau berhasil menanamkan pemahaman kepada para guru dan siswa tentang pentingnya tertib berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan serta mengurangi fatalitas korban di jalan raya. Selain itu, edukasi Green Policing turut mengajak seluruh elemen sekolah untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan.


Sejak dini, Ditlantas Polda Riau terus memupuk generasi bangsa agar tidak hanya patuh terhadap aturan lalu lintas, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan generasi yang disiplin, berkarakter, dan bertanggung jawab.


Di lokasi kegiatan, suasana penuh keceriaan terlihat dari antusiasme para siswa yang aktif mengikuti setiap rangkaian acara. Interaksi hangat antara personel kepolisian dan siswa menjadi bukti bahwa pendekatan edukatif yang humanis mampu memberikan kesan positif sekaligus membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat sejak usia dini.




Idam lanun 

Apel Ikrar Zero HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba) di Lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau


Pekanbaru, investigasitop - Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap pemberantasan HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau melaksanakan Apel Ikrar Zero HALINAR yang diikuti oleh seluruh jajaran, Selasa (21/4/26)


Apel ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar, dan diikuti oleh seluruh UPT pemasyarakatan Se-Riau dan dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Rumbai, sebagai bentuk penegasan komitmen pimpinan dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.


Kegiatan ini merupakan wujud nyata keseriusan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, tertib, aman, dan berintegritas, serta sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.


Melalui ikrar ini, seluruh pegawai berkomitmen untuk menolak segala bentuk pelanggaran, menjaga profesionalitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas.


Diharapkan, komitmen bersama ini dapat terus dijaga dan diimplementasikan secara konsisten dalam mendukung terwujudnya Pemasyarakatan yang Pasti Bersih.






Mirza halawa 

Dikebut Bersama, Jembatan Armco di Bener Meriah Masuki Tahap Pengecoran Lantai


BENER MERIAH, investigasitop– Pembangunan Jembatan Armco di Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah terus menunjukkan progres positif. Dikerjakan secara gotong royong oleh personel TNI bersama masyarakat, pembangunan kini memasuki tahap pengecoran lantai sebagai bagian krusial dalam penyelesaian konstruksi, Senin (20/4/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh jajaran Koramil 04/Pintu Rime Gayo Kodim 0119/Bener Meriah bersama warga setempat. Kekompakan dan sinergi yang terjalin menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat sebagai akses penghubung antarwilayah.


Pgs. Danramil 04/Pintu Rime Gayo, Pelda Yulianto, menjelaskan bahwa pengecoran lantai merupakan tahapan yang menentukan kekuatan dan daya tahan jembatan. “Pengecoran lantai jembatan merupakan tahap yang sangat penting dan harus dilakukan sesuai dengan standar konstruksi. Ketelitian dalam proses ini menjadi kunci utama agar jembatan yang dibangun memiliki kekuatan maksimal serta aman digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.


Sebelum tahap ini, berbagai pekerjaan pendukung telah diselesaikan, mulai dari pembangunan pondasi, pemasangan rangka baja, hingga pemasangan bekisting sebagai dasar pengecoran. Seluruh tahapan tersebut dilaksanakan secara optimal guna memastikan konstruksi jembatan kokoh dan stabil.


Pelaksanaan pembangunan hingga saat ini berjalan lancar dengan dukungan kondisi cuaca yang relatif baik, sehingga proses pengerjaan dapat terus dipercepat sesuai target. “Kami bersyukur seluruh proses berjalan dengan baik dan didukung oleh cuaca yang mendukung. Hal ini sangat membantu dalam percepatan pembangunan jembatan,” tambahnya.


Dengan dimulainya pengecoran lantai, pembangunan Jembatan Armco diharapkan segera rampung dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar mobilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan. Kehadiran jembatan ini juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. *(Dispenad)*





Sri Imelda 

Senin, 20 April 2026

Wamendagri Membuka Acara Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI)

 

Gorontalo, Investigasi Top - Hubungan antara pemerintah dan media massa terus diperkuat di tengah tantangan arus informasi digital. Hal ini ditegaskan dalam acara Pelantikan Anggota DPD Gorontalo Dan Rampimnas Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) yang dibuka langsung oleh perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bertempat di Gedung Grand Palace Convention Center, Gorontalo, pada Senin (20 April 2026).


Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menegaskan komitmen bersama untuk menjaga kualitas jurnalisme sebagai instrumen kritik membangun sekaligus mitra strategis pemerintah.


Dalam sambutannya, perwakilan Kemendagri menyoroti masih maraknya penyebaran informasi palsu atau hoaks di tengah masyarakat. 


Pemerintah mengapresiasi langkah strategis Akpersi dalam membekali para jurnalis agar memiliki kompetensi yang kuat.


"Kami melihat masih banyak berita yang mengarah pada hoaks. Oleh karena itu, langkah peningkatan kapasitas yang dilakukan Akpersi sangat baik. Dengan kapasitas yang mumpuni, berita yang disebarkan akan lebih akurat dan terpercaya," ujar pihak Kemendagri.


Hadir langsung mewakili Kementerian Dalam Negeri dalam agenda tersebut Eko Indriantanto, Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Muda. Bersama Redis Orlando Suweni, Penelaah Teknis Kebijakan.


Menanggapi kebijakan efisiensi anggaran, Ketua Umum Akpersi menegaskan bahwa media tidak boleh dipandang sebagai beban finansial bagi pemerintah. 


Sebaliknya, pers harus diposisikan sebagai pilar demokrasi yang menjaga kolaborasi di tingkat nasional maupun daerah.


"Pemerintah akan tetap memposisikan media bukan sebagai beban anggaran, tetapi sebagai pilar demokrasi untuk penegakan kolaborasi negeri ini," tegas Ketum Akpersi di hadapan para anggota DPD yang dilantik.


Terkait dinamika di lapangan, Ketum Akpersi menjelaskan bahwa fungsi pers adalah melakukan kontrol sosial melalui kritik yang objektif. 


Beliau menekankan pentingnya profesionalisme jurnalis dalam menghadapi setiap temuan di lapangan.


- Kemitraan Strategis: Pers tetap bermitra dengan pemerintah, namun tetap mandiri dengan menjalin kerja sama dengan berbagai sektor.

- Kritik vs Menjatuhkan: Isu mengenai pers yang dianggap "mencari-cari kesalahan" diluruskan sebagai bentuk kritik membangun yang bertujuan demi perbaikan publik.

- Keberimbangan Berita: Setiap temuan wajib melalui proses konfirmasi. Jika ada pihak yang keberatan, pers wajib memberikan ruang untuk hak jawab guna memastikan berita tetap berimbang.


"Ketika ada temuan, maka wajib konfirmasi. Pers wajib menjunjung tinggi pemberitaan yang berimbang. Jika pemerintah tidak terima, ada mekanisme hak jawab yang harus dihormati," tutupnya.


Pelantikan di Gorontalo ini diharapkan dapat mempererat koordinasi antara instansi pemerintah dan organisasi pers untuk menciptakan ekosistem informasi yang sehat, edukatif, dan kredibel.



Sumber: DPD AKPERSI Gorontalo 


(DPC AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau)

Tekankan Kepemimpinan Humanis, Wakasad: Komandan Harus Dekat dengan Prajurit

 

BANDUNG, Investigasi Top – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menekankan pentingnya kepemimpinan humanis bagi seorang Komandan Satuan (Dansat), yakni dengan membangun kedekatan, kepedulian, serta ikatan yang kuat dengan prajurit yang dipimpinnya.


Penegasan tersebut disampaikan Wakasad saat memberikan pengarahan kepada peserta pendidikan Calon Komandan Brigade/Resimen (Danbrig/Danmen), Calon Komandan Batalyon (Danyon), Calon Komandan Detasemen (Danden), serta Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), Bandung, Jawa Barat, Senin (20/4/2026).


Dalam arahannya, Wakasad menekankan bahwa seorang komandan tidak cukup hanya memberikan perintah, tetapi harus hadir langsung di tengah anggota dan membangun komunikasi yang efektif. “Tidak hanya dibutuhkan kepedulian, tidak hanya dibutuhkan pengarahan-pengarahan, tetapi hatimu harus ada di situ, kamu harus cek, kamu harus turun, kamu harus bicara langsung. Komunikasi langsung dengan anggota harus kalian lakukan,” tegasnya.


Lebih lanjut, Wakasad menyampaikan bahwa komandan satuan harus mampu berperan sebagai orang tua, mitra kerja, sekaligus guru dan pelatih bagi anggotanya, guna membentuk prajurit yang tangguh, profesional, dan berkarakter.


Melalui seleksi yang ketat serta pola pendidikan yang terprogram, para peserta diharapkan mampu menjadi komandan yang membawa pengaruh positif, membangun semangat, serta memperkuat soliditas satuan dalam pelaksanaan tugas.


Wakasad juga mengingatkan agar kepemimpinan yang dibangun mampu mendorong pelaksanaan tugas secara efektif, terarah, dan bertanggung jawab, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesiapan dan kemajuan TNI Angkatan Darat.


Adapun jumlah peserta pendidikan terdiri dari 27 orang peserta Pendidikan Danbrig/Danmen, 115 orang peserta pendidikan Danyon/Danden, serta 53 orang peserta pendidikan Wadanyon. Pendidikan dilaksanakan selama delapan minggu dengan penilaian meliputi aspek Sikap dan Perilaku (Sikku), jasmani, serta kemampuan menembak, renang militer, lintas medan, ketahanan mars, bela diri taktis, dan kesegaran jasmani. *(Dispenad)*

PERKUAT INTEGRITAS, LAPAS KELAS IIA BANGKINANG TEGASKAN KOMITMEN ZERO HALINAR


BANGKINANG, investigasitop INFO_PAS– Dalam rangka menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang menggelar kegiatan deklarasi dan ikrar Zero Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba), Senin (20/4/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di lapangan Lapas Kelas IIA Bangkinang tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, serta diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan pegawai. Suasana berlangsung khidmat, mencerminkan keseriusan jajaran dalam meneguhkan komitmen bersama untuk menjalankan tugas secara profesional dan bebas dari praktik-praktik yang melanggar aturan.

Dalam pelaksanaan ikrar, para pegawai secara bersama-sama mengucapkan komitmen untuk menolak dan memberantas peredaran narkotika, penggunaan handphone ilegal, serta segala bentuk pungutan liar di dalam lingkungan lapas. Ikrar tersebut menjadi landasan moral dan pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Selain itu, seluruh jajaran juga menegaskan sikap tegas untuk tidak terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam penyalahgunaan narkotika. Komitmen juga diperkuat dengan larangan keras terhadap kepemilikan maupun fasilitasi penggunaan handphone ilegal di dalam lapas.

Tidak hanya sebatas pernyataan, kegiatan ini turut diikuti dengan penandatanganan naskah ikrar oleh seluruh pegawai sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional. Penandatanganan tersebut menjadi bukti keseriusan dalam menjalankan komitmen, sekaligus kesiapan menerima konsekuensi hukum dan disiplin apabila terjadi pelanggaran.

Usai penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang-barang terlarang oleh Kalapas Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, bersama jajaran. Pemusnahan ini menjadi simbol nyata keseriusan dalam memberantas peredaran barang terlarang di dalam lapas, sekaligus bentuk transparansi kepada publik bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran.

Dalam arahannya, Kalapas menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

“Ikrar ini bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata komitmen kita bersama. Ini adalah janji kepada diri sendiri, kepada institusi, serta kepada bangsa dan negara. Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, handphone ilegal, maupun pungutan liar di dalam lapas,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga marwah institusi dengan bekerja secara jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Lapas Kelas IIA Bangkinang semakin mampu membangun kepercayaan publik serta menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan bebas dari praktik-praktik terlarang. Dengan kondisi yang kondusif, proses pembinaan warga binaan diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.



Mirza halawa 

Minggu, 19 April 2026

Pimpin Apel Pagi Perdana, Kasubbag TU Lapas Pekanbaru Tekankan Profesionalisme Dalam Bekerja


Pekanbaru, investigasitop INFO_PAS – Apel pagi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali dilaksanakan dengan tertib dan penuh khidmat pada hari ini. Kegiatan rutin tersebut diikuti oleh seluruh pegawai sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan disiplin, tanggung jawab, serta integritas dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan, Senin (20/04/26).


Bertindak sebagai pembina apel, Parlindungan H. Simanjuntak, yang baru menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha menyampaikan arahan perdananya di hadapan seluruh jajaran pegawai. Dalam statement pembukanya, beliau menyampaikan rasa syukur serta komitmennya dalam mengemban amanah yang telah diberikan.


“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk mengemban tugas sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha. Amanah ini tentunya bukan hal yang ringan, namun dengan dukungan dan kerja sama seluruh jajaran, saya yakin kita dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Parlin.


Dalam arahannya, Kasubbag TU juga menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan, meningkatkan kinerja, serta memperkuat sinergi antar pegawai. Ia mengajak seluruh jajaran untuk bekerja secara profesional, saling mendukung, dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang optimal.


“Disiplin adalah kunci utama dalam menjalankan tugas. Mari kita tingkatkan etos kerja, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi. Dengan kebersamaan, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang solid, aman, dan kondusif,” tambahnya.


Apel pagi ini juga menjadi momentum untuk mempererat koordinasi dan komunikasi antar pegawai guna mendukung pelaksanaan tugas yang lebih efektif dan efisien. Seluruh pegawai diharapkan dapat terus menjaga semangat kebersamaan dalam mewujudkan tujuan pemasyarakatan.


Kegiatan apel pagi kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai bentuk harapan agar seluruh pelaksanaan tugas diberikan kelancaran, keselamatan, dan keberkahan.




Mirza halawa 

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done