INVESTIGASI TOP

Sabtu, 14 Februari 2026

Pipas Lapas Narkotika Rumbai Gelar Tausiyah Sambut Ramadhan 1447 H


Pekanbaru, investigasi top- Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (Pipas) Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai menggelar pertemuan bulanan yang dirangkaikan dengan tausiyah menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H, mengusung tema “Sucikan Hati Bersihkan Jiwa Menyambut Bulan Yang Mulia”, di salah satu cafe pekanbaru, Sabtu (14/2).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Pipas Lapas Narkotika Rumbai, Ny. Monica Ridho dan Ny. Nova Edoward, turut mengundang Ustadzah Dr. Nining Suniarti, S.Pdi., M.Pd., serta pengurus dan anggota Pipas Lapas Narkotika Rumbai.


Dalam tausiyahnya, Dr. Nining Suniarti, S.Pdi., M.Pd. menyampaikan persiapan untuk menyambut bulan suci ramadhan, yaitu iman, ilmu dan amal. Hal ini merupakan tiga pelajaran penting terhadap puasa, yakni sebagai media pembinaan pola pikir dan perilaku yang dilaksanakan pada siang hari, hal ini semata-mata dilakukan karena Allah SWT. Ia berharap nilai-nilai puasa dapat membentuk pribadi yang bertakwa. Serta untuk mempersiapkan bulan suci ramadhan.


Dalam sambutannya, Ny. Monica Ridho mengajak seluruh anggota mempersiapkan mental dan spiritual menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih serta meningkatkan kualitas ibadah. “Jadikan Ramadhan kali ini lebih baik dari tahun lalu, tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga meningkatkan tilawah, sedekah, dan zikir,” ujarnya. 


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan mempererat silaturahmi melalui kepedulian sosial. “Selamat menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kesehatan kepada kita semua,” ucapnya.


Acara dilanjutkan dengan kegiatan dilanjutkan dengan pencabutan nomor arisan, lotre dan doorprize yang dilaksanakan oleh Seksi Bidang Ekonomi Usaha. Serta tukaran kado yang berlangsung hangat dan ceria antar anggota Pipas.






Mirza halawa 

SATGAS PREVENTIF OPERASI LIONG SELIGI 2026 POLDA KEPRI, INTENSIFKAN PATROLI DI KAWASAN STRATEGIS BATAM


Batam, investigasi top– Dalam rangka memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, Satgas Preventif Operasi Liong Seligi 2026 Polda Kepulauan Riau melaksanakan patroli dan monitoring di sejumlah lokasi strategis di Kota Batam, Jumat (13/2/2026).


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB tersebut menyasar Pelabuhan Internasional Batam Centre, Mega Mall Batam Centre, serta kawasan wisata Ocarina dan Zoo Paradise Batam Centre yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan wisatawan.


Personel Satgas Preventif melakukan pemantauan secara menyeluruh di area keberangkatan dan kedatangan pelabuhan internasional, pusat perbelanjaan, serta lokasi wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Imlek.


Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, jumlah penumpang keberangkatan di Pelabuhan Internasional Batam Centre tercatat sebanyak 2.943 orang, sedangkan jumlah penumpang kedatangan mencapai 2.136 orang. Sementara itu, jumlah pengunjung di kawasan wisata Ocarina tercatat sebanyak 30 orang.


Selain patroli rutin, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya penumpang pelabuhan, pengunjung pusat perbelanjaan, serta wisatawan, agar tetap waspada, menjaga barang bawaan, dan bersama-sama memelihara situasi keamanan yang kondusif.


Kehadiran personel Polri di lokasi-lokasi strategis tersebut memberikan rasa aman bagi masyarakat serta sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan kamtibmas menjelang perayaan Imlek.


Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan preventif ini merupakan bentuk komitmen Polda Kepri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. “Melalui Operasi Liong Seligi 2026, kami terus meningkatkan kehadiran personel di lapangan guna memastikan seluruh rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek di wilayah Kepulauan Riau berjalan aman, tertib, dan kondusif. 


"Polda Kepulauan Riau mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta segera melaporkan kepada petugas atau melalui layanan Call Center Polri 110 apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas,"Tutup Kabid Humas Polda Kepri. 


*Polri Untuk Masyarakat*


Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.

Kabidhumas Polda Kepri


E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com

Telp/Fax: (0778) 7760038

Twitter: @poldakeprihumas

Facebook: Humas Polda Kepri

Instagram: @humaspoldakepri





Iskandar Chaniago 

Jumat, 13 Februari 2026

Dorong Peningkatan Pembinaan Kepribadian Warga Binaan, Kalapas Pekanbaru Jalin Sinergi dengan Kemenag Kota Pekanbaru


Pekanbaru, investigasi top INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, beserta jajaran Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru dalam rangka mempererat sinergi antarinstansi sekaligus membahas peningkatan program pembinaan kepribadian bagi warga binaan, Jumat (13/02).


Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Syahrul Mauludi, beserta jajaran. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama pembinaan mental dan spiritual di lingkungan pemasyarakatan.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan pentingnya dukungan dari Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter warga binaan.


“Kami menyadari bahwa pembinaan kepribadian, khususnya di bidang keagamaan, memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk sikap dan perilaku warga binaan. Melalui sinergi dengan Kementerian Agama Kota Pekanbaru, kami berharap program pembinaan dapat semakin terarah, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Yuniarto.


Ia juga menambahkan bahwa pembinaan mental dan spiritual menjadi salah satu fondasi utama dalam proses reintegrasi sosial. “Tujuan akhir dari pembinaan di Lapas adalah agar warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, memiliki kesadaran hukum, serta mampu berkontribusi secara positif,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Pekanbaru menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk terus mendukung program pembinaan melalui penyediaan penyuluh agama, peningkatan kegiatan keagamaan, serta kolaborasi dalam berbagai program pembinaan mental spiritual di Lapas Pekanbaru.


“Kami menyambut baik silaturahmi dan sinergi ini. Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral dalam pembinaan umat, termasuk warga binaan di Lapas. Kami siap mendukung melalui penyuluh agama, peningkatan kegiatan keagamaan, serta program pembinaan mental spiritual yang berkelanjutan,” ungkap Syahrul.


Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Kementerian Agama Kota Pekanbaru, sehingga program pembinaan kepribadian bagi warga binaan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif yang nyata.






Mirza halawa 

Dorong Peningkatan Kualitas Layanan, Kalapas Pekanbaru Hadiri Evaluasi Ombudsman 2025


Pekanbaru, investigasi top INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, mengikuti kegiatan Penyampaian Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik: Opini Ombudsman Republik Indonesia Tahun 2025. 

Kegiatan yang diikuti oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Riau, Maizar, jajaran Kepala Bagian dan Kepala Bidang, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Riau, baik secara langsung maupun virtual dilaksanakan sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, akuntabel, dan berintegritas, Jumat (13/2).

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas tata kelola dan pelayanan publik di lingkungan Pemasyarakatan Riau. Dalam kesempatan ini, laporan hasil penilaian maladministrasi disampaikan secara resmi oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau, disertai dengan penyerahan laporan hasil penilaian serta piagam penghargaan kepada Unit Pelaksana Teknis yang menjadi lokus penilaian.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar, dalam sambutannya menegaskan bahwa penilaian Ombudsman bukan sekadar laporan administratif, melainkan cerminan kredibilitas institusi dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan. Ia menekankan bahwa maladministrasi harus dipahami sebagai isu serius yang berkaitan langsung dengan integritas aparatur dan budaya kerja birokrasi.

“Penyampaian penilaian maladministrasi dari Ombudsman Republik Indonesia ini kami maknai sebagai cermin sekaligus alat ukur untuk melihat sejauh mana kualitas tata kelola dan pelayanan publik yang telah kami jalankan. Ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai bahan evaluasi dan penguatan agar seluruh jajaran Pemasyarakatan Riau semakin berintegritas, profesional, dan konsisten dalam memberikan pelayanan yang bersih serta akuntabel kepada masyarakat,” ujar Kakanwil Maizar.

Kegiatan ini juga diisi dengan penguatan dari Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau, Bambang Pratama, yang menekankan pentingnya tindak lanjut atas setiap rekomendasi sebagai langkah korektif dan upaya penyempurnaan sistem pelayanan publik. Seluruh jajaran diharapkan tidak alergi terhadap pengawasan, karena dari evaluasi dan pengawasan inilah peningkatan kualitas pelayanan dapat diwujudkan secara berkelanjutan.

“Penilaian maladministrasi bukanlah bentuk sanksi, tetapi instrumen perbaikan sistem pelayanan publik. Ombudsman mendorong agar setiap rekomendasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti secara nyata, sehingga pelayanan pemasyarakatan semakin transparan, responsif, dan berorientasi pada pemenuhan hak masyarakat," ujar Bambang Pratama.

Melalui kegiatan ini, seluruh satuan kerja pemasyarakatan di wilayah Riau khususnya Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus berbenah, memperkuat integritas, serta menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan terpercaya. Penilaian hari ini menjadi pijakan untuk perbaikan esok hari, demi terwujudnya Pemasyarakatan Riau yang bersih, melayani, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.




Mirza halawa 

Lapas Narkotika Rumbai Gelar Pemeriksaan Mata, Tingkatkan Kepedulian terhadap Kesehatan Penglihatan

 

Pekanbaru, Investigasi Top - Lembaga Pemasyarakatan menggelar kegiatan pemeriksaan mata sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan penglihatan di lingkungan Lapas. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan tenaga medis profesional guna memastikan layanan kesehatan mata dapat diberikan secara optimal dan menyeluruh.


Dalam pelaksanaannya, peserta menjalani serangkaian pemeriksaan mulai dari pengecekan tajam penglihatan, konsultasi kesehatan mata, hingga pemberian rekomendasi tindak lanjut apabila ditemukan gangguan penglihatan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini berbagai permasalahan mata seperti rabun jauh, rabun dekat, maupun gangguan lainnya yang dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari.


Melalui kegiatan ini, Lapas berharap kualitas kesehatan penglihatan tetap terjaga sehingga seluruh aktivitas pembinaan dan pelayanan dapat berjalan dengan baik. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Lapas dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkesinambungan di lingkungan pemasyarakatan.

Kamis, 12 Februari 2026

Perkuat Sinergi Penegak Hukum, Kalapas Pekanbaru Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan 2025 Pengadilan Tinggi Riau


PEKANBARU, investigasitop– – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menghadiri secara langsung Sidang Pleno Laporan Tahunan 2025 Pengadilan Tinggi Riau yang digelar pada Kamis (12/2/2026). Bertempat di Ruang Sidang Prof. Dr. H.M. Syarifuddin, S.H., M.H., kehadiran Kalapas menjadi simbol kuatnya sinergi positif antarinstansi penegak hukum di wilayah Riau.


Acara tahunan ini merupakan panggung refleksi bagi dunia peradilan di Bumi Lancang Kuning. Mengusung tema besar “Pengadilan Berintegritas, Kinerja Berkualitas”, kegiatan dibuka langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Riau, Dr. Hj. Diah Sulastri Dewi, S.H., M.H.


Dalam laporan kinerjanya, Dr. Hj. Diah Sulastri Dewi memaparkan transformasi digital yang masif sepanjang tahun 2025. Optimalisasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan transparansi informasi publik menjadi sorotan utama guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.


Kehadiran jajaran Pemasyarakatan, yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Riau (Ditjenpas), Maizar, serta didampingi Kalapas Pekanbaru, menunjukkan bahwa koordinasi antara pengadilan dan pemasyarakatan berada dalam jalur yang harmonis.


Ditemui usai kegiatan, Kalapas Pekanbaru, Yuniarto, mengapresiasi capaian Pengadilan Tinggi Riau dan menegaskan bahwa keberhasilan sistem peradilan pidana sangat bergantung pada kolaborasi antarlembaga.


"Kehadiran kami di sini adalah wujud dukungan penuh terhadap terciptanya sistem peradilan yang terintegrasi di Riau. Sinergi antara Lapas dan Pengadilan tidak boleh putus, karena setelah putusan hakim inkrah, proses pembinaan di Lapas adalah kelanjutannya. Dengan koordinasi yang solid seperti ini, kita bersama-sama mewujudkan kepastian hukum yang transparan dan berkeadilan bagi masyarakat," ujar Yuniarto.


Agenda penting ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para pemangku kepentingan di Provinsi Riau. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto serta Unsur Forkopimda Riau, Kepolisian Daerah Riau, Kejaksaan, serta Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Riau.


Sinergi yang ditunjukkan oleh para pimpinan lembaga penegak hukum ini diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum, mempercepat proses administrasi peradilan, dan menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban di wilayah hukum Provinsi Riau.





Mirza halawa 

Sinergi Peradilan dan Pemasyarakatan Menguat, Kakanwil Ditjenpas Riau Hadiri Rapat Pleno Pengadilan Tinggi Riau


Pekanbaru, investigasitop – Komitmen memperkuat sinergitas antarpenegak hukum kembali ditegaskan melalui kehadiran Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar, dalam kegiatan Rapat Pleno Pengadilan Tinggi Riau yang mengusung tema “Pengadilan Berintegritas, Kinerja Berkualitas.", Kamis (12/02).


Rapat pleno yang dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan Pengadilan Tinggi Riau tersebut menjadi momentum strategis dalam memaparkan capaian kinerja, evaluasi perkara, hingga penguatan komitmen integritas di lingkungan peradilan. Dalam pemaparannya, disampaikan berbagai capaian positif, mulai dari penyelesaian perkara, peningkatan peran mediator non hakim, hingga raihan predikat unggul dalam berbagai kategori penilaian layanan dan akuntabilitas.


Kehadiran Maizar dalam forum tersebut mencerminkan dukungan penuh Pemasyarakatan terhadap penguatan sistem peradilan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Sebagai bagian integral dari criminal justice system, Pemasyarakatan memiliki peran strategis dalam memastikan setiap putusan pengadilan dapat dilaksanakan secara tertib, humanis, dan berkeadilan.


“Sinergi yang kuat antara Pengadilan dan Pemasyarakatan adalah fondasi dalam mewujudkan pelayanan hukum yang berintegritas dan bermartabat,” ungkap Maizar di sela kegiatan.


Rapat pleno ini tidak hanya menjadi ruang evaluasi kinerja, tetapi juga panggung kolaborasi antar lembaga penegak hukum di Provinsi Riau. Dengan semangat integritas dan kualitas kinerja, seluruh unsur yang hadir menunjukkan komitmen bersama dalam membangun sistem peradilan yang semakin dipercaya masyarakat.


Partisipasi aktif Kanwil Ditjenpas Riau dalam agenda strategis ini menjadi bukti bahwa Pemasyarakatan terus bergerak adaptif dan progresif, mendukung terwujudnya layanan hukum yang profesional, transparan, serta berorientasi pada keadilan dan kepastian hukum.





Mirza halawa 

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done