INVESTIGASI TOP

Kamis, 12 Februari 2026

Khatam Alquran Angkatan III SMAN 16 Pekanbaru: Menyambut Ramadhan dengan Semangat dan Doa


Pekanbaru, investigasitop 12 Februari 2026 - SMAN 16 Pekanbaru menggelar kegiatan Khatam Alquran Angkatan ke-3 sebagai bagian dari menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kacabdis Wilayah III Riau, dan pejabat lainnya.


Dengan tema "Dan Kami Turunkan dari Alquran itu sesuatu yang menjadi obat penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman", kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya Alquran dalam kehidupan sehari-hari.


Kepala SMAN 16 Pekanbaru, Dr. Hj. Nurhafni, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi bagian dari proses pembelajaran mendalam yang kontekstual. "Kegiatan khatam Alquran ini menjadi momentum doa yang mustajab bagi para siswa," ujarnya.


Dalam kegiatan ini, para siswa sebelumnya telah menyelesaikan bacaan 15 juz dan melakukan pawai karnaval mengelilingi lingkungan SMAN 16 Pekanbaru. Kegiatan ini mencerminkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan Delapan Dimensi Profil Lulusan yang diterapkan dalam pembelajaran di sekolah.


Sebagai penutup kegiatan, dilakukan pengalungan medali kepada para peserta khatam Alquran. Kepala sekolah berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi siswa untuk terus membaca dan mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari. "Jadikan Alquran sebagai kebutuhan harian dan pedoman dalam bersikap serta bertindak," tutupnya.


Red 

Rabu, 11 Februari 2026

Wujudkan Lapas Ramah Lingkungan, Warga Binaan Lapas Pekanbaru Dilatih Olah Sampah Jadi Pupuk Organik


PEKANBARU, investigasitop–– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus berkomitmen memberikan bekal kemandirian yang aplikatif bagi para warga binaan. Bertempat di area bimbingan kerja, Lapas Pekanbaru menggelar pelatihan pengelolaan sampah menjadi pupuk organik pada hari ini, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah konkret menindaklanjuti koordinasi yang telah dilakukan sebelumnya dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru. Program ini dirancang untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah domestik hasil aktivitas harian di dalam Lapas sekaligus memberikan keterampilan bernilai ekonomis bagi warga binaan.

Kalapas Pekanbaru, Yuniarto, menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya sekadar menjaga kebersihan lingkungan Lapas, tetapi juga investasi keterampilan bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat nantinya.

"Kami ingin warga binaan memiliki 'senjata' berupa keterampilan yang nyata. Pengolahan sampah menjadi pupuk organik ini sangat krusial, selain membantu kita mengelola limbah aktivitas harian di dalam Lapas, ini adalah bekal berharga bagi mereka untuk diimplementasikan di lingkungan rumah masing-masing setelah bebas nanti," ujar Yuniarto.

Beliau juga menambahkan bahwa pupuk organik yang dihasilkan nantinya akan langsung dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan sarana asimilasi dan edukasi (SAE) pertanian yang ada di dalam Lapas.

Pelatihan yang berjalan di bawah pengawasan ketat Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Pekanbaru ini diikuti dengan penuh semangat oleh para peserta. Salah satu warga binaan, Yogi, tampak sangat antusias mengikuti setiap tahapan proses pengomposan, mulai dari pemilahan sampah hingga pencampuran aktivator.

"Awalnya saya pikir sampah itu cuma akan di buang keluar lapas, tapi ternyata bisa jadi sesuatu yang bermanfaat dan punya nilai jual. Saya sangat senang ikut pelatihan ini karena caranya sederhana tapi hasilnya luar biasa untuk tanaman. Ini ilmu yang pasti saya bawa pulang ke kampung nanti," ungkap Yogi dengan semangat.

Dengan adanya pelatihan ini, Lapas Pekanbaru berharap dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus menciptakan ekosistem pertanian mandiri di dalam Lapas. Pengawasan dari Seksi Giatja akan terus dilakukan secara rutin guna memastikan proses produksi pupuk organik berjalan konsisten dan mencapai standar kualitas yang baik.



Mirza halawa 

Cahaya Ramadhan di Pendopo Rohul: Kala Ulama dan Yatim Bersatu dalam Pelukan Silaturahmi


Rohul, investigasi top– Mentari pagi di pertengahan Februari 2026 terasa lebih teduh di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu. Kamis (12/2), suasana hangat menyelimuti aula saat ratusan wajah penuh senyum berkumpul. Bukan sekadar agenda protokoler, hari itu adalah momen "pulang ke rumah" bagi para penjaga moral bangsa dan tunas harapan daerah dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H.

Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, didampingi Ketua TP PKK Rohul, Ny. dr. Yenni Dwi Putri Anton, menggelar silaturahmi akbar bersama para Mubaligh, Mubaligoh, serta ratusan anak yatim dari 16 kecamatan se-Kabupaten Rokan Hulu.

Juga Hadir dalam kegiatan ini, Asisten 3 Edi Suherman, Kadis Kominfo Sutarman, Nst, Ketua Basnaz Rohul Ustadz Baihaqi Ad-dhuha, Lc,MH serta para Camat se Rokan Hulu. 

Panggung utama menjadi saksi penyerahan santunan kepada 250 anak yatim dan bingkisan bagi 230 Mubaligh serta Mubaligoh. Namun, lebih dari sekadar materi, suasana haru memuncak saat Bupati Anton memberikan pesan yang menggetarkan hati para tamu undangan.
Kepada para pendakwah, Bupati menyebut mereka sebagai sosok vital di balik ketenangan batin masyarakat Rohul.

"Bapak dan Ibu adalah lentera umat. Tetaplah istiqamah menyampaikan dakwah dan membimbing umat dengan kesabaran. Ulama dan umara harus berjalan seiring demi kemaslahatan masyarakat," ujar Bupati Anton dengan nada penuh apresiasi.

Tak lupa, perhatian khusus ia tujukan kepada anak-anak yatim yang hadir. Dengan nada kebapakan, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan selalu menjadi sandaran bagi mereka. "Kalian mungkin kehilangan sosok orang tua, tapi yakinlah, kalian tidak pernah kehilangan kasih sayang Allah. Kami hadir untuk memastikan kalian tetap tersenyum dan memiliki masa depan yang penuh harapan."

Kehadiran perwakilan dari seluruh pelosok Rokan Hulu menunjukkan betapa kuatnya ikatan kekeluargaan di "Negeri Seribu Suluk" ini. Silaturahmi ini menjadi simbol bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan spiritual dan kepedulian sosial.

Cenderamata dan "sagu hati" yang dibagikan hari itu diakui Bupati sebagai bentuk cinta dan komitmen nyata pemerintah agar para pejuang dakwah merasa dihargai dan anak-anak yatim merasa dipeluk oleh sistem.

Sebagai penutup yang manis, acara tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga siraman rohani. Sebuah ceramah agama menjadi menu penutup untuk membekali wawasan para undangan dalam mempersiapkan diri menghadapi bulan penuh ampunan yang tinggal menghitung hari.

Kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Rokan Hulu: bahwa Ramadhan bukan hanya soal menahan haus dan lapar, tapi soal mempererat tali persaudaraan dan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang paling membutuhkan. (Kominfo).




Ayati 

WBP Nasrani Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Ibadah di Gereja Lapas dengan Penuh Sukacita


Pekanbaru, investigasi top--Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai memfasilitasi kegiatan ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Kristen. Ibadah dilaksanakan di Gereja Lapas dalam suasana yang tertib, aman, dan penuh kekhusyukan sebagai bagian dari pemenuhan hak beragama bagi seluruh warga binaan (11/02/2026).


Kegiatan ibadah diisi dengan pujian, doa bersama, serta penyampaian firman Tuhan yang memberikan penguatan rohani dan motivasi bagi para WBP. Melalui pembinaan kerohanian ini, diharapkan para WBP semakin memiliki kesadaran untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, serta membangun komitmen untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya.


Pihak Lapas Narkotika Rumbai terus berkomitmen mendukung kegiatan pembinaan keagamaan sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan mental spiritual warga binaan. Dengan suasana yang kondusif dan penuh kedamaian, ibadah ini menjadi sarana refleksi dan penguatan moral dalam menjalani masa pembinaan.





Mirza halawa 

Kalapas Pekanbaru Kukuhkan Tim Satopspatnal, Perkuat Pengawasan dan Deteksi Dini Gangguan Keamanan


Pekanbaru, investigasitop – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, secara langsung memimpin apel pembentukan dan pengukuhan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal), yang dilaksanakan di Lapangan Lapas Pekanbaru, pada Kamis (12/02). Kegiatan tersebut disaksikan oleh seluruh jajaran petugas Lapas sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pengawasan dan menjaga integritas pemasyarakatan.


Dalam apel tersebut, Kalapas Yuniarto secara resmi mengukuhkan jajaran pejabat struktural yang tergabung dalam Tim Satopspatnal. Pembentukan Tim Satopspatnal ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan deteksi dini, pencegahan, serta penindakan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Selain itu, tim ini juga bertugas memastikan seluruh pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur serta ketentuan yang berlaku.


Dalam amanatnya, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa keberadaan Tim Satopspatnal bukan hanya sebatas formalitas, melainkan wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga marwah institusi.


“Tim Satopspatnal harus menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme petugas. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, objektif, serta tanpa pandang bulu. Kita ingin memastikan Lapas Pekanbaru tetap dalam kondisi aman, tertib, dan bersih dari segala bentuk pelanggaran,” tegas Yuniarto.


Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk terus memperkuat sinergi dan soliditas antarbagian demi menciptakan lingkungan kerja yang kondusif serta pelayanan pemasyarakatan yang optimal.


Dengan terbentuknya Tim Satopspatnal ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan internal dan memperkuat budaya kerja yang berintegritas demi mewujudkan pemasyarakatan yang semakin profesional dan terpercaya.





Mirza halawa 

Kebakaran Hebat Landa Pasar Lama Pekan Tebih, Puluhan Rumah Hangus Dilalap api.


Rohul, investigasi top– Kebakaran hebat terjadi di Pasar Lama Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, pada Rabu malam (11/02/2026).


Kobaran api terlihat menjulang tinggi disertai asap hitam pekat, membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri serta barang-barang berharga yang masih sempat dievakuasi.


Api yang mulai berkobar sekitar pukul 20.00 WIB dengan cepat membesar dan melahap puluhan rumah warga yang berada di kawasan padat penduduk tersebut.


Berdasarkan data sementara, diperkirakan lebih dari 20 unit rumah hangus terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. 


Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti dan masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.


Untuk memadamkan api, tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dan bekerja silih berganti. Proses pemadaman berlangsung cukup lama mengingat kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar.


Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, S.H, M.M turun langsung ke lokasi kejadian guna memastikan penanganan berjalan maksimal dan memberikan dukungan moril kepada warga terdampak. Ia didampingi Kepala Pelaksana BPBD Rokan Hulu Zulhendri, S.Sos, M.Ip, Camat Kepenuhan Hulu Juneidy, S.IP, M.Si, serta pihak terkait lainnya.


Hingga api berhasil dipadamkan, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi guna mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru. (Diskominfo).




Ayati 

Tragedi di Langit Boven Digoel: Pesawat Smart Air Ditembak, Dua Pilot Gugur dalam Tugas

 


BOVEN DIGOEL, Investigasi Top – Awan hitam kembali menyelimuti dunia penerbangan perintis di Tanah Papua. Pesawat milik PT Smart Air Aviation dengan nomor registrasi PK-SNR menjadi sasaran penembakan brutal saat mendarat di Bandara Korowai Batu, Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, pada Rabu (11/02/2026).

Insiden maut ini merenggut nyawa dua putra terbaik penerbangan sipil, Capt. Egon E. dan Capt. Baskoro, yang gugur saat menjalankan misi kemanusiaan dan pembangunan di wilayah terpencil.

Kronologi Kejadian: Pesan Terakhir dari Kokpit

Perjalanan dimulai pukul 10.38 WIT saat pesawat lepas landas dari Tanah Merah menuju Danowage. Pesawat tersebut mengangkut 12 penumpang, termasuk warga sipil dan anak-anak. Namun, suasana rutin tersebut berubah menjadi mencekam tepat saat pesawat menyentuh landasan pacu Korowai Batu pada pukul 10.05 WIT.

Rentetan tembakan membabi buta diarahkan ke badan pesawat. Dalam situasi genting, pilot sempat mengirimkan pesan darurat terakhir yang menyayat hati:

"Gak ada sinyal, tolong dilacak saja... S 5,214472° T 140,016460°... Di Korowai kita ditembakin," lapor pilot sebelum akhirnya komunikasi terputus total.

Meski pilot dan penumpang sempat berupaya menyelamatkan diri ke arah hutan, luka yang diderita terlalu berat. Pada pukul 13.26 WIT, pihak otoritas mengonfirmasi bahwa Capt. Egon dan Capt. Baskoro telah mengembuskan napas terakhir. Sementara itu, seluruh penumpang dilaporkan selamat namun dalam kondisi trauma berat.

Distrik Yaniruma Mencekam: Seruan Evakuasi Massal

Dampak dari serangan ini memicu ketakutan luar biasa di Distrik Yaniruma. Tak hanya kru pesawat, para pelayan publik yang bertugas di pedalaman—termasuk tenaga medis, guru, pegawai distrik, dan petugas inspektorat—kini merasa terancam jiwanya.

Laporan lapangan menyebutkan para aparatur sipil negara tersebut mendesak pemerintah dan aparat keamanan untuk segera mengevakuasi mereka kembali ke Tanah Merah demi keselamatan nyawa.

Dedikasi yang Terhenti di Garis Depan

Kepergian Capt. Egon dan Capt. Baskoro meninggalkan duka mendalam. Capt. Egon dikenal sebagai pilot senior dan mentor yang telah mendedikasikan hidupnya untuk membuka keterisolasian Papua.

"Mereka bertaruh nyawa demi pembangunan negeri ini. Tolong hentikan serangan terhadap pilot dan pesawat sipil. Mereka adalah jembatan hidup bagi warga di pedalaman," ungkap salah satu rekan sejawat dalam pesan duka yang beredar.

Saat ini, aparat keamanan tengah berkoordinasi untuk melakukan proses evakuasi jenazah dan pengamanan lokasi. Investigasi mendalam mengenai pelaku penyerangan masih terus dilakukan.

Sumber : Suaragunung.com

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done