INVESTIGASI TOP

Selasa, 24 Februari 2026

Kepulangan Sang Anak Jati: Hangatnya Safari Ramadan Bupati Anton di Kampung Kediaman


Rohul, investigasitop– Senja di Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah, terasa berbeda pada Senin (23/2/2026). Aroma masakan khas berbuka puasa menyeruak di antara obrolan hangat ratusan warga yang memadati halaman Masjid Jamiatul Mukarromah. Hari itu bukan sekadar agenda biasa, hari itu adalah momen "pulang kampung" bagi orang nomor satu di Rokan Hulu, Bupati Anton ST, MM.


Sebagai putra Desa Suka Maju, kehadiran Anton membawa atmosfer emosional yang kental. Sejak sore sebelum bedug magrib bertalu hingga usai salat Tarawih, suasana kekeluargaan menyelimuti setiap sudut masjid.


Didampingi Ketua TP PKK Rohul, dr. Yeni Dwi Putri, kedatangan Bupati disambut bak keluarga besar yang telah lama dinanti. Tak sendirian, rombongan besar yang terdiri dari Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini, Sekda M. Zaki, Kakan Kemenag Zulkifli Syarif, hingga jajaran Kepala OPD dan Camat Rambah serta Para Kepala Desa turut larut dalam keramaian.


"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas sambutan yang luar biasa ini. Mulai dari hidangan berbuka yang nikmat hingga antusiasme bapak dan ibu sekalian yang memadati masjid," ujar Bupati Anton. 


Safari Ramadan kali ini tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum bagi Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu untuk menunjukkan kepedulian nyata. Di tengah riuhnya jamaah, Bupati mengumumkan dukungan finansial untuk sarana ibadah berupa Bantuan Pembangunan: Rp 20 juta untuk Masjid Jamiatul Mukarromah dan Rp 20 juta untuk satu masjid lainnya di Desa Suka Maju.


Selain itu, Pemda Rokan Hulu juga menyalurkan bantuan lain berupa 25 Mushaf Al-Quran, Santunan anak yatim dari Baznas Rohul senilai Rp 10 juta, Bantuan sembako senilai total Rp 17,5 juta untuk 50 penerima manfaat.


Sektor swasta pun tak ketinggalan berbagi berkah. Perusahaan daerah dan swasta seperti BRK, BRI, BPR, RS Surya Insani, Hotel Gelora, Dealer Honda Prima Motor, hingga SPBU PT Sam Prima Jaya turut menyalurkan paket sembako bagi warga desa.


"Pengumuman bantuan ini disambut riuh tepuk tangan warga. Bagi mereka, ini bukan sekadar angka, melainkan wujud perhatian nyata pemimpin terhadap akar rumputnya."


Momen kebersamaan tersebut kian lengkap dengan siraman rohani dari ustadz Zulkifli Syarif, yang ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Negeri Seribu Suluk. Tokoh masyarakat Desa Suka Maju mengungkapkan rasa bangganya melihat putra daerah yang kini memimpin kabupaten tetap menginjak bumi dan peduli pada tanah kelahirannya.


"Kami mendoakan agar Bapak Bupati senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan untuk membawa Rokan Hulu ke arah yang lebih baik," ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat.


Safari Ramadan di Desa Suka Maju menjadi bukti bahwa jarak antara pemimpin dan rakyat bisa dijembatani dengan ketulusan. Di bawah langit Rambah, semangat kebersamaan malam itu menjadi modal kuat bagi Rokan Hulu untuk melangkah menuju masa depan yang lebih sejahtera. (Kominfo).





Ayati 

Kepedulian Bersama, Lapas Pasir Pangarayan Salurkan Bansos untuk Korban Kebakaran di Rohul


Pasir Pengaraian, investigasi top- Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak musibah kebakaran di kawasan pasar lama Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (24/2/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian atas peristiwa kebakaran yang terjadi pada Rabu (11/2/2026) malam lalu dan mengakibatkan kerugian materiil serta duka mendalam bagi masyarakat setempat.

Peristiwa kebakaran tersebut menimbulkan kerugian materiil dan menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat. Sejumlah warga terdampak harus menghadapi kondisi sulit akibat musibah yang terjadi secara tiba-tiba, terlebih di momentum bulan suci Ramadan.

Sebagai bentuk empati dan kepedulian, jajaran Lapas Pasir Pangarayan bergerak cepat menghimpun dan menyalurkan bantuan berupa paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat terdampak.

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari salah satu poin dalam 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, khususnya pada aspek penyaluran bantuan sosial dan penguatan kepedulian terhadap masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan di tengah musibah.

“Kami dari Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan turut merasakan duka yang Bapak dan Ibu alami atas musibah kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu. Kehadiran kami di sini merupakan bentuk empati dan kepedulian kepada masyarakat yang sedang tertimpa cobaan.

Di bulan suci Ramadan ini, kami berbagi sebagai wujud kasih dan kepedulian dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Lapas Pasir Pangarayan. Semoga bantuan sosial yang kami salurkan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban yang dialami.

Janganlah melihat dari besar kecilnya bantuan yang kami bawa, tetapi lihatlah dari ketulusan hati kami untuk berbagi dan menguatkan Bapak dan Ibu semua. Ini adalah bukti bahwa kami hadir dan ikut merasakan duka masyarakat,” ujarnya.

Penyaluran bantuan dilakukan dengan berkoordinasi bersama pemerintah desa setempat agar distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran. Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh rasa kebersamaan, serta mendapat apresiasi dari warga terdampak.

Kemudian, salah satu penerima bansos mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Lapas Pasir Pangarayan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Pasir Pangarayan berharap sinergi antara pemasyarakatan dan masyarakat semakin kuat, sekaligus mempertegas komitmen dalam mendukung program-program strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.





Sri Imelda 

Senin, 23 Februari 2026

Wakajati Riau Dorong Percepatan dan Kualitas Pengisian LKE Menuju Zona Integritas 


Pekanbaru, investigasi top- Wakajati Riau Edy Handojo, SH., MH., didampingi Asbin beserta Tim TPD mengikuti rapat Progress Keterisian LKE Pembangunan ZI Menuju WBK/WBBM pada Kejati Riau dan Kejari se-Wilayah Riau Tahun 2026 secara daring di Rupat Waka. (24/02/2026)


Rapat ini dilaksanakan dalam rangka memantau perkembangan pengisian LKE sebagai instrumen penilaian pembangunan Zona Integritas, sekaligus memastikan kelengkapan data dukung pada masing-masing area perubahan. 


Dalam arahannya, Wakajati Riau menghimbau kepada seluruh satuan kerja daerah agar lebih proaktif dan bertanggung jawab dalam proses pengisian LKE, dengan memastikan setiap data dukung yang diunggah lengkap, relevan, dan sesuai dengan indikator pada masing-masing area perubahan.


Wakajati juga menekankan pentingnya percepatan penyelesaian eviden tanpa mengabaikan kualitas, sehingga seluruh tahapan pembangunan Zona Integritas dapat berjalan tepat waktu dan memenuhi standar penilaian yang telah ditetapkan.


Selain itu, setiap satker diingatkan untuk membangun koordinasi yang solid antar bidang serta melakukan evaluasi internal secara berkala guna mengantisipasi kekurangan sejak dini.


Menutup arahannya, Wakajati mengingatkan bahwa pembangunan ZI bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan komitmen nyata dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik yang prima, transparansi, serta akuntabilitas kinerja.

#kejatiriau




Sri Imelda 

Satresnarkoba Polres Kampar Tangkap Pemakai Daun Ganja Kering di Salo


SALO,investigasitop- Seorang pria berinisial SE (40) warga Dusun Koto Bangun, Desa Salo, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar ditangkap Satresnarkoba Polres Kampar, pasalnya dari pelaku di temukan Daun Ganja Kering berat bruto 4.12 Gram.


Pelaku ditangkap saat berada di Jalan Simpang Panca, Dusun Terang Bulan, Desa Salo, Kecamatan Salo pada Jum'at (20/2/2026) sekira pukul 21.00 Wib.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kasat Narkoba AKP Markus Sinaga mengatakan dari pelaku ini berhasil kita amankan 1 paket daun ganjakering, HP, kertas Paper dan sepeda motor.


"Pelaku sudah melanggar Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 111 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan/atau Lampiran II UU Republik Indonesia No.1 Tahung 2026 tentang penyesuaian pidana,"kata AKP Markus.


Diungkapkan Kasat Narkoba, awal penangkapan pelaku ini saat Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa didaerah Jl. Simpang Panca Dusun Terang Bulan Desa Salo sering terjadinya transaksi Narkotika jenis Tanaman Daun Ganja Kering.

"Tim Opsnal langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku yang saat itu berada dipinggir,"ujar Kasat Narkoba.


Selanjutnya dilakukan penggeledahan yang disaksikan oleh perangkat Desa setempat ditemukan 1 paket diduga Narkotika jenis Tanaman Daun Ganja Kering di sampingnya berdiri dan ditemukan juga seball kertas paper didalam jok sepeda motor yang dikendarainya pada saat itu. "Kemudian terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke polres Kampar guna penyelidikan lebih lanjut,"tegas AKP Markus Sinaga.




Sri Imelda 

Berbagi di Bulan Suci, Lapas Pekanbaru Gelar Bakti Sosial di Dua Panti Asuhan


Pekanbaru, investigasi top INFO_PAS – Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya melalui kegiatan bakti sosial di dua panti asuhan yang berada di Kota Pekanbaru, yaitu Panti Asuhan Al-Ilham dan Panti Asuhan Amanah. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata Lapas Pekanbaru terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan kurang beruntung, sekaligus sebagai implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Selasa (24/02).


Kegiatan bakti sosial ini juga dilaksanakan sekaligus dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadahn, sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian, berbagi kebahagiaan, serta mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat. Melalui semangat Ramadhan yang penuh berkah, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berupaya menumbuhkan nilai-nilai empati, kebersamaan, dan kepedulian sosial, khususnya kepada anak-anak panti asuhan yang membutuhkan perhatian dan dukungan.


Rombongan Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang dipimpin oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, disambut hangat oleh pengurus panti dan anak-anak asuh. Dalam kegiatan tersebut, Lapas Pekanbaru menyerahkan sejumlah kebutuhan pokok. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menambah motivasi anak-anak dalam belajar dan berkembang.


“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menegaskan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat. Terlebih di bulan Ramadhan, momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian dan berbagi kepada sesama. Ini sejalan dengan arah kebijakan Kemenimipas dalam 15 Program Aksi Tahun 2026, yang menekankan pentingnya Pemasyarakatan yang humanis, berdampak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Yuniarto ketika dimintai keterangan.


Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap dapat mempererat hubungan antara institusi Pemasyarakatan dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa tugas Pemasyarakatan bukan hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, khususnya dalam momentum penuh berkah di bulan suci Ramadhan.





Mirza halawa 

Titip Takjil, Titip Kasih: Program Ramadan Lapas Pekanbaru Disambut Antusias Keluarga Warga Binaan

 

Pekanbaru, INFO_PAS, Investigasi Top – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Lembaga Pemasyarkat (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menghadirkan layanan penitipan takjil bagi warga binaan. Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen lapas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga warga binaan yang ingin berbagi hidangan berbuka puasa, Selasa (24/02/2026).


Layanan penitipan takjil dibuka setiap hari Senin hingga Sabtu selama bulan Ramadhan pada pukul 15.30 – 17.00 WIB. Keluarga warga binaan tampak antusias memanfaatkan layanan ini dengan membawa berbagai jenis makanan dan minuman untuk diserahkan kepada petugas. Kehadiran layanan ini memberikan kemudahan bagi keluarga untuk tetap menunjukkan perhatian dan dukungan kepada warga binaan, sekaligus menghadirkan suasana Ramadhan yang penuh kebersamaan di dalam lingkungan Lapas.


Setiap takjil yang dititipkan akan melalui proses pemeriksaan ketat oleh petugas sesuai dengan prosedur pengamanan barang masuk ke dalam Lapas. Pemeriksaan ini dilakukan secara teliti guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga, serta menjamin bahwa seluruh barang yang masuk telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setelah melalui proses pemeriksaan dan pendataan, takjil kemudian didistribusikan kepada warga binaan untuk dinikmati saat waktu berbuka puasa.


Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa layanan penitipan takjil ini merupakan salah satu program khusus yang dihadirkan selama bulan Ramadhan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang humanis dan profesional. Selain memberikan kemudahan bagi keluarga, program ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan emosional antara warga binaan dan keluarga mereka.


“Layanan penitipan takjil ini merupakan salah satu program kami di bulan suci Ramadhan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya keluarga warga binaan. Namun demikian, setiap takjil yang masuk tetap melalui pemeriksaan ketat sesuai prosedur yang berlaku demi menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Program ini tidak hanya bertujuan memberikan kemudahan pelayanan, tetapi juga untuk menghadirkan suasana Ramadhan yang penuh makna dan kebersamaan bagi warga binaan. Dengan adanya layanan penitipan takjil ini, diharapkan warga binaan dapat merasakan perhatian dari keluarga, sehingga dapat meningkatkan semangat mereka dalam mengikuti proses pembinaan,” ungkap Yuniarto.

Rumah Zakat Salurkan Bantuan Sound System Program Masjid Berseri di Musholla Jamiatus Salam, Tenayan Raya Pekanbaru

 

Pekanbaru, 22 Februari 2026, Investigasi Top – Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas sarana ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat, Rumah Zakat melalui Program Masjid Berseri kembali menyalurkan bantuan berupa perangkat sound system kepada Musholla Jamiatus Salam, yang berlokasi di Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, pada Sabtu (22/02).


Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh PIC Masjid Berseri Rumah Zakat Riau kepada pengurus musholla yang diwakili oleh Ustad Amri selaku pengurus Musholla Jamiatus Salam. Bantuan yang diberikan berupa satu set speaker, speaker portabel, serta beberapa mikrofon yang dapat digunakan untuk menunjang berbagai aktivitas ibadah dan pembinaan umat.


Program Masjid Berseri merupakan salah satu bentuk kepedulian Rumah Zakat dalam menghadirkan rumah ibadah yang tidak hanya nyaman secara fisik, tetapi juga aktif menjadi pusat kegiatan spiritual, edukasi, dan sosial masyarakat. Ketersediaan perangkat audio yang memadai diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan shalat berjamaah, pengajian, majelis taklim, kegiatan pendidikan Al-Qur’an, hingga berbagai agenda dakwah di lingkungan musholla.


Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Rumah Zakat menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para donatur yang ingin menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi umat.


“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung syiar Islam dan kegiatan pembinaan masyarakat. Ini adalah wujud kepercayaan donatur yang ingin menghadirkan kebermanfaatan nyata melalui rumah ibadah,” ujar PIC Masjid Berseri Rumah Zakat Riau.


Pengurus Musholla Jamiatus Salam, Ustad Amri, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menuturkan bahwa sebelumnya musholla memiliki keterbatasan sarana pengeras suara sehingga kegiatan sering kurang optimal, terutama saat pengajian dan kegiatan dengan jumlah jamaah yang banyak.


“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada donatur serta Rumah Zakat atas bantuan sound system ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi musholla kami untuk menunjang kegiatan ibadah, dakwah, dan pembinaan masyarakat. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” ungkap Ustad Amri.


Dengan adanya fasilitas baru ini, masyarakat sekitar diharapkan semakin semangat untuk memakmurkan musholla dan menjadikannya sebagai pusat kegiatan keislaman yang aktif, inklusif, dan memberi dampak positif bagi lingkungan.


Rumah Zakat terus berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan berbasis masjid dan musholla sebagai sentra peradaban, agar rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat shalat, tetapi juga menjadi pusat edukasi, kebersamaan, dan penguatan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done