INVESTIGASI TOP

Jumat, 03 April 2026

Tertimpa Roll Kertas, Karyawan PT.Indah Kiat Pulp & Paper Perawang Meninggal Dunia

 

Perawang(Riau), Investigasi Top – Kecelakaan kerja yang terjadi di area produksi PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Perawang, Kabupaten Siak, Riau kini menjadi sorotan publik.setelah merenggut nyawa satu orang karyawan berinisial SF(46)di duga pasca tertimpa rool jumbo kertas berbobot lebih dari 3ton.

Kamis,02April 2026.


Berdasarkan informasi yang dihimpun,insiden tragis tersebut terjadi saat korban masuk kerja shift malam,tepatnya beberapa jam sebelum pulang kerja yang seharusnya pukul 07.00Wib pada hari tersebut.



Korban di ketahui sedang melaksanakan aktivitas rutin di tempat ia bekerja,di gudang Finishing Rool kertas sedang melakukan pengecekan, pembersihan peralatan serta lokasi kerja selang beberapa jam sebelum korban akan pulang kerja.


Kejadian berawal tanpa di sadari korban,saat SF sedang melakukan pembersihan lokasi kerja korban tidak menyadari adanya aktivitas lain di lokasi kerja yang seharusnya pada saat jam pembersihan semua alat/robot pemindahan rool kertas tidak ada lagi yang beroperasi,tambah seorang rekan korban saat di konfirmasi awak media.


Puncak kejadian saat pemindahan rool jumbo hingga akhirnya di duga alat/robot pemindah Rool jumbo mengalami kegagalan system operasi/ error yang mengakibatkan Rool jumbo yang sedang di naikkan mengalami gangguan system dan secara seketika turun berlahan hingga tepat berada pada posisi di atas korban, dengan gerakan spontan korban mencoba menghindar dan menyelamatkan diri,tapi na'as Rool jumbo dengan cepat menimpa bagian tubuh korban sehingga korban mengalami remuk pada bagian dada dan patah pada tulang kaki kiri.



Terkait pemindahan Rool jumbo kertas yang memiliki bobot besar

di duga kuat saat proses pemindahan Rool kertas berlangsung terjadi ketidakseimbangan dan ada gangguan system/ error pada alat Robot pengangkut rool jumbo sehingga mengakibatkan rool jumbo tergelincir dan jatuh berlahan menimpa korban.


Rekan kerja yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung berupaya memberikan pertolongan pertama serta melaporkan kejadian tersebut kepada tim keselamatan di tempat kerja.



Tim tanggap darurat Perusahaan(K3) segera melakukan evakuasi korban dari lokasi kejadian. Namun, akibat luka berat yang dialami, korban dinyatakan meninggal dunia saat di bawa ke Klinik PT.IKPP.



Pihak keluarga korban meminta seluruh hak-hak korban agar dipenuhi sesuai dengan Undang-undang dan ketentuan yang berlaku.


Perusahaan juga diminta agar berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor kelalaian, kerusakan alat, atau prosedur kerja yang tidak berjalan optimal.


Salah seorang Tokoh Masyarakat setempat meminta Pihak Perusahaan untuk

Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) di area kerja terkait,Memperketat pengawasan terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

Memberikan penguatan pelatihan keselamatan bagi seluruh karyawan,

Melakukan audit terhadap peralatan kerja dan sistem pengamanan di area produksi.


Peristiwa ini menjadi pengingat kita bersama bahwa tingginya risiko dalam industri manufaktur berat, sehingga penerapan disiplin K3 secara ketat menjadi hal yang mutlak untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang,mengingat telah sering terjadi kecelakaan kerja di PT.IKPP mulai dari korban mengalami catat hingga meninggal dunia.


Harapan masyarakat agar pihak APH dan intansi pemerintah harus segera mengambil tindakan tegas atas kejadian yang merenggut nyawa dari pekerja di PT IKPP tersebut ini akan menjadi peehatian publik jangan samapai masyarakat ber asumsi karena ini perusahaan besar tidak ada nya keberanian dari APH dan pihak pemerintah untuk mengambil tindakan tegas.



Dari hasi komfirmasi kepada humas PT IKPP Armadi, Beliau merespon dengan lisan dan juga tulisan.

Secara tulisan nya di bawah ini :


Terkait dengan insiden kecelakaan kerja yang terjadi di area operasional, dapat kami sampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 2 April 2026 sekitar pukul 05.56 WIB di area RH3 Auto Warehouse, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk – Perawang Mills. Insiden melibatkan salah satu karyawan, atas nama Syafrianto (48 tahun), yang bertugas sebagai operator di area tersebut.


Berdasarkan kronologi awal, korban telah melaksanakan aktivitas kerja sesuai prosedur, termasuk memimpin briefing keselamatan sebelum memulai pekerjaan. Insiden terjadi saat terdapat gangguan operasional pada crane (error code 97), dan pada saat pengecekan di lapangan, korban ditemukan dalam kondisi terhimpit material roll. Tim operasional segera melakukan evakuasi bersama tim safety dan fasilitas pendukung lainnya, serta korban langsung dibawa ke klinik perusahaan.


Perusahaan sangat berduka atas kejadian ini dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Saat ini, Perusahaan telah melakukan koordinasi dengan pihak berwenang terkait untuk mendukung proses penanganan dan investigasi lebih lanjut. Selain itu, Perusahaan juga memastikan seluruh hak dan dukungan kepada keluarga korban akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Operasional Perusahaan secara umum tetap berjalan normal, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan kerja yang ketat. Evaluasi menyeluruh sedang dilakukan sebagai bagian dari komitmen Perusahaan untuk terus memperkuat implementasi aspek Health, Safety, and Environment (HSE) guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.


Armadi

*Corporate Communications*

*PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk - Perawang mill



(Tim)

Polres Kepulauan Anambas Laksanakan Pengamanan Ibadah Jumat Agung di Gereja-Gereja.


Anambas, investigasitop – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Jumat Agung, Polres Kepulauan Anambas bersama jajaran Polsek melaksanakan kegiatan monitoring dan pengamanan di gereja-gereja yang berada di wilayah Kepulauan Anambas, Jumat (03/04/2026)


Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama perayaan hari besar keagamaan tersebut.


“Personel kami ditempatkan di setiap gereja untuk melaksanakan pengamanan baik secara terbuka maupun tertutup. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan pengurus gereja serta pihak terkait guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ujarnya.


Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga toleransi dan saling menghormati antar umat beragama, demi terciptanya suasana yang damai dan harmonis di wilayah Kepulauan Anambas.


Selain pengamanan di lokasi ibadah, Polres Kepulauan Anambas turut menyiagakan tim patroli mobile yang siap merespons dengan cepat apabila terjadi situasi darurat. Langkah ini merupakan upaya preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.


Dengan adanya sinergi yang baik antara kepolisian, pengurus gereja, dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan ibadah Jumat Agung di Kepulauan Anambas dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh khidmat.


Polres Kepulauan Anambas berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat. ( Hasyim )

Kasad: Manfaat YKEP Harus Semakin Dirasakan Prajurit dan Keluarganya

 

JAKARTA, Investigasi Top – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa keberadaan Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) telah dirasakan langsung manfaatnya oleh prajurit, keluarga, maupun satuan-satuan TNI AD dalam meningkatkan kesejahteraan.


Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) YKEP Tahun 2026 di Hotel Aston, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Menurut Kasad, Rakornis menjadi sarana evaluasi, koordinasi, dan penyelarasan program agar YKEP semakin adaptif terhadap kebutuhan prajurit yang terus berkembang.


Sebagai Ketua Pembina YKEP, Kasad mengapresiasi berbagai inovasi dan terobosan yang telah dilakukan YKEP, mulai dari dukungan penyediaan rumah dinas, sarana dan prasarana satuan, hingga pengembangan pendidikan dan program kesejahteraan lainnya.


“Berbagai inovasi yang telah dilakukan YKEP merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan prajurit. Hal ini perlu terus ditingkatkan dan dikembangkan secara berkelanjutan. Dengan SDM pengurus yang semakin baik, diharapkan pencapaian juga dapat meningkat,” tegas Kasad.


Kasad menekankan, seluruh program YKEP harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel agar manfaatnya tepat sasaran dan semakin dirasakan langsung oleh prajurit serta keluarganya. Untuk itu, YKEP juga diminta terus melakukan evaluasi dan pembenahan internal, termasuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, agar dapat terus menjadi pilar utama kesejahteraan prajurit, sehingga berdampak pada peningkatan moril dan profesionalisme prajurit TNI AD.


Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus YKEP Mayjen TNI (Purn.) Muhammad Reza Utama memaparkan sejumlah inovasi yang telah dilakukan, antara lain dalam pengembangan pendidikan di Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) dan berbagai bidang kerja lainnya, guna menjawab dinamika nasional maupun global. Rakornis YKEP Tahun 2026 dihadiri para pengurus, badan pengawas, dan mitra YKEP. *(Dispenad)*

Red

Polsek Tanjungpinang Timur Melakukan Monitoring Sterilisasi dan Pengamanan Gereja Untuk Ibadah Jumat Agung .


Tanjungpinang, kilasbalik — Polsek Tanjungpinang Timur memastikan pelaksanaan Ibadah Jumat Agung berjalan aman dan kondusif " 03/04/2026, dengan melakukan monitoring kegiatan sterilisasi dan pengamanan gereja di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur, 

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 (Wib ) tersebut melibatkan Tim JIBOM Sat Brimob Polda Kepulauan Riau yang melakukan pemeriksaan menyeluruh di sejumlah gereja.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama berlangsungnya ibadah Jumat Agung.

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP " Ahmad Syahputra" melalui jajarannya menyampaikan bahwa monitoring dan sterilisasi ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah.

Adapun gereja yang menjadi sasaran sterilisasi yakni Gereja HKBP Bintan Center dan Gereja GPIB Bethel. Proses pemeriksaan dilakukan secara detail, baik di dalam maupun di luar area gereja.

"Di dalam gedung, petugas memeriksa berbagai fasilitas seperti panggung, sound system, kursi jemaat, mimbar, ruang pendeta, instalasi listrik, hingga alat musik. Sementara di luar gedung, pemeriksaan meliputi area parkir, taman, toilet, parit, hingga benda-benda di sekitar lingkungan gereja", Ucap " 
Kapolsek Tanjungpinang Timur 

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Ahmad Syahputra mengatakan bahwa kegiatan ini juga melibatkan personel pengamanan dari Polsek Tanjungpinang Timur serta pihak pengurus gereja, sehingga koordinasi berjalan dengan baik selama proses sterilisasi berlangsung.

"Sudah dilakukan Sterilisasi dari Tim JIBOM Polda Kepri, tidak ditemukan adanya hal-h atau benda yang mencurigakan maupun bahan peledak di kedua lokasi gereja, situasi kondusif aman terkendali, jemaat dapat beribadah dengan aman dan nyaman", tambah Kapolsek Tanjungpinang Timur 

"Selain monitoring dan sterilisasi, personel juga melaksanakan pengamanan dari awal sampai selesai ibadah, sehingga umat Kristiani dapat melaksanakan Ibadah Jumat Agung dengan khidmat, aman, dan lancar", tutup Kapolsek Tanjungpinang Timur ( Hasyim )

Kamis, 02 April 2026

Lapas Narkotika Rumbai Terima Bantuan Mushaf Al-Qur'an Dari Baznaz Riau


Pekanbaru, investigasitop- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai mendapatkan bantuan mushaf Al-Qur’an sebanyak 42 buah, Kamis (2/4/2026). Bantuan tersebut diberikan oleh Pihak Baznaz Riau melalui Kanwil Ditjenpas Riau.


Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Rumbai, Reinhards Indra Pitoy, mengungkapkan mushaf Al-Qur’an tersebut nantinya dipergunakan untuk peningkatan pembinaan kerohanian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Muslim di Lapas Narkotika Rumbai untuk meningkatkan amal ibadah mereka selama menjalani masa pidana di Lapas.  


“Dengan adanya bantuan Al-Qur’an ini diharapkan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan WBP sehingga menjadi bekal hidup setelah bebas nantinya. Semoga juga mendorong para WBP untuk hijrah ke jalan hidup yang lebih baik,” harap Kalapas.


Mushaf Al-Qur'an bagi WBP yang beragama Islam tersebut selanjutnya diberikan kepada bagian bimbingan kemasyarakatan dan perawatan agar dapat dimanfaatkan oleh WBP. “Bantuan ini telah kami terima dan selanjutnya akan didistribusikan ke Masjid At Taubah Lapas untuk menjadi inventaris masjid yang nantinya akan digunakan WBP dalam kegiatan pembinaan kerohanian Islam,”





Mirza halawa 

PERINGATI HBP KE-62, LAPAS BANGKINANG GELAR PEMBUKAAN PEKAN OLAHRAGA DAN SENI NARAPIDANA

 

INFO_PAS BANGKINANG, Investigasi Top – Semarak peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang resmi dimulai. Kegiatan tersebut ditandai dengan upacara pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Narapidana yang digelar di Lapangan Blok Hunian Warga Binaan, Kamis (02/04/2026).


Acara pembukaan berlangsung khidmat sekaligus meriah, dihadiri langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, beserta jajaran pejabat struktural, staf, peserta magang, serta seluruh warga binaan yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Upacara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti secara penuh khidmat oleh seluruh peserta. Dalam amanatnya, Alexander Lisman Putra menyampaikan bahwa kegiatan Pekan Olahraga dan Seni ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HBP ke-62 yang bertujuan untuk mempererat kebersamaan serta meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani.


“Pekan olahraga dan seni ini diikuti oleh warga binaan dengan mempertandingkan berbagai cabang olahraga, seperti bola voli, tenis meja, sepak takraw, hingga bulutangkis. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menjaga kebugaran.” ujarnya.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan janji wasit dan atlet sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjunjung tinggi sportivitas dan integritas selama perlombaan berlangsung.


Dalam sambutannya, Kalapas Bangkinang, Alexander kembali menegaskan bahwa esensi kegiatan ini tidak semata-mata untuk meraih kemenangan, melainkan sebagai bagian dari proses pembinaan kepribadian bagi warga binaan.


“Kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga merupakan sarana pembinaan yang positif. Momentum ini diharapkan mampu meningkatkan kesehatan fisik, memperkuat kebersamaan, serta membangun nilai-nilai sportivitas di lingkungan Lapas,” tutur Alexander.


Ia juga berpesan kepada seluruh warga binaan untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. 

“Saya mengingatkan kepada seluruh peserta agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dan berjiwa besar dalam menerima hasil pertandingan, baik menang maupun kalah. Yang terpenting adalah menjaga situasi tetap kondusif,” tegasnya.


Sebagai tanda dimulainya perlombaan secara resmi, dilakukan pelepasan balon HUT Hari Bakti Pemasyarakatan Ke- 62 ke udara oleh Kalapas Bangkinang bersama jajaran pejabat struktural dan penendangan bola ke gawang oleh Kalapas sebagai Pembuka kegiatan. kemudian ditutup dengan defile peserta yang berlangsung meriah, menampilkan perwakilan dari setiap blok hunian dan ditutup dengan foto bersama.

Dalami Modus Permainan Pita Cukai, KPK Panggil Bos Rokok M. Suryo


Jakarta, investigasitop— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap pengusaha rokok Muhammad Suryo sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait bea dan cukai di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Kamis, 2 April 2026.


“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Kamis (2/4/2026).


Muhammad Suryo diketahui merupakan pemilik rokok merek HS, produk kretek lokal yang berada di bawah Surya Group Holding Company dengan lokasi produksi di Yogyakarta dan Magelang.


Dalam agenda pemeriksaan yang sama, penyidik juga memanggil dua saksi dari pihak swasta, yakni Arief Harwanto dan Johan Sugiharto.


Pemanggilan ini merupakan bagian dari pengembangan perkara dugaan suap dan gratifikasi dalam pengurusan cukai rokok di lingkungan DJBC.


Dalam beberapa hari terakhir, KPK telah memeriksa sejumlah pengusaha rokok untuk mendalami mekanisme pengajuan dan pembayaran cukai.


Sebelumnya, Rabu, 1 April 2026, KPK memeriksa Martinus Suparman, pengusaha rokok asal Pasuruan, Jawa Timur. Sementara itu, dua hari sebelumnya, KPK memanggil tiga pengusaha rokok asal Jawa Tengah, yakni Liem Eng Hwie, Rokhmawan, dan Benny Tan.


Dari tiga orang tersebut, hanya Liem Eng Hwie yang memenuhi panggilan, sementara dua lainnya dijadwalkan ulang.


Budi menjelaskan, dalam setiap pemeriksaan, penyidik mengonfirmasi proses dan mekanisme pengurusan cukai rokok di DJBC.


Selain itu, KPK juga mendalami temuan uang miliaran rupiah di sebuah safe house di Ciputat yang diduga berkaitan dengan pengurusan cukai tersebut.


“Dikonfirmasi penyidik terkait dengan proses atau mekanisme yang dilakukan sebagai seorang pengusaha rokok dalam mengurus cukai di Ditjen Bea dan Cukai,” ujar Budi.


Ia menambahkan, keterangan para saksi diperlukan untuk kepentingan pembuktian perkara, termasuk untuk mempercepat pelimpahan ke tahap penuntutan.


“Tentu juga ini strategi karena keterbatasan masa waktu penahanan juga gitu kan ya,” ujar Budi.


Dalam konstruksi perkara, KPK menduga praktik suap dilakukan untuk mengakali pembayaran cukai rokok, terutama di wilayah Pulau Jawa.


Modus yang digunakan antara lain pembelian pita cukai dengan tarif lebih rendah dalam jumlah besar, meskipun terdapat perbedaan tarif antara produksi industri rumahan manual dan produksi menggunakan mesin.


Sejauh ini, KPK telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus tersebut. Penetapan terbaru adalah Budiman Bayu Prasojo selaku kepala seksi intelijen cukai P2 DJBC, yang merupakan hasil pengembangan dari operasi tangkap tangan pada 4 Februari 2026.


Sebelumnya, enam orang telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka, yakni Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024 hingga Januari 2026, Sisprian Subiaksono selaku kepala subdirektorat intelijen penindakan dan penyidikan DJBC.


Kemudian, Orlando Hamonangan sebagai Kepala Seksi Intelijen DJBC, John Field sebagai Pemilik PT Blueray, Andri selaku Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray; serta Dedy Kurniawan, manajer operasional PT Blueray.


KPK menyatakan, penyidikan masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan akan memanggil pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut. Dugaan keterlibatan sejumlah pengusaha rokok dalam pengurusan cukai menjadi salah satu fokus pendalaman penyidik.






Redaksi 

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done