Pekanbaru, investigasi top Riau – Satu unit Excavator Hitachi 138 dikabarkan belum diketahui keberadaannya setelah melalui proses kerja sama penjualan dan rencana penyewaan antara pemilik alat dan pihak pengelola.
Peristiwa ini bermula dari perkenalan melalui media sosial antara Bapak Haji Mulyono, pengusaha jual beli alat berat bekas dan mekanik bengkel excavator di Sigunggung Pekanbaru, dengan pihak yang memperkenalkan pemilik alat.
Bapak Asnan selaku pemilik unit menawarkan excavator tersebut untuk dijual.
Dalam prosesnya, terjadi kesepakatan peminjaman dana sebesar Rp10 juta dengan jaminan unit excavator serta penitipan alat di lokasi Bapak Haji Mulyono untuk dilakukan perbaikan dan pemasaran.
Karena unit belum terjual dalam kurun hampir dua bulan, muncul kesepakatan untuk menyewakan alat sambil tetap ditawarkan ke calon pembeli.
Namun dalam perkembangannya, alat tersebut disebut telah berada di wilayah Ukui, Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.
Pembayaran sewa disebut tidak berjalan sesuai kesepakatan, dan hingga kini posisi unit excavator tersebut belum dapat dipastikan.
Para pihak diharapkan dapat segera memberikan klarifikasi agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara baik dan tidak menimbulkan kerugian lebih lanjut.
Redaksi
