Rumbai, Pekanbaru, investigasitop Keberadaan perusahaan besar Scramberger yang telah beroperasi di wilayah Rumbai kembali menjadi sorotan. Hingga saat ini, perusahaan tersebut dinilai tidak pernah berkontribusi terhadap kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang dilaksanakan oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAM) Kecamatan Rumbai.
Ketua DPH LAM Kecamatan Rumbai, Datuk Idris Comel, menyampaikan kekecewaan mendalam atas sikap perusahaan yang dinilai abai terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.
“Setiap tahun di bulan suci Ramadan, LAM Rumbai secara rutin menggelar santunan anak yatim dan buka puasa bersama masyarakat. Namun sangat disayangkan, perusahaan Scramberger tidak pernah sekalipun menunjukkan partisipasi atau dukungan,” tegasnya.
Sebagai bentuk keseriusan, pengurus LAM Rumbai .menyatakan akan mengambil langkah konkret.
(Timbalan l LAM Rumbai)
Sekaligus Panglima bungsu LHMB Rumbai (Datuk Hendra) menegaskan pihaknya siap mendampingi LAM untuk mendatangi perusahaan dan melakukan mediasi langsung dengan pimpinan.
Selain itu, surat resmi akan dilayangkan kepada pihak perusahaan dengan tembusan kepada Kapolsek, Camat Rumbai, dan Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru.
Jika dalam waktu 2x24 jam tidak ada respons atau itikad baik dari perusahaan, LAM Rumbai akan mendatangi kantor perusahaan Scramberger guna meminta penjelasan serta komitmen nyata terhadap tanggung jawab sosial di wilayah Rumbai.
LAM menegaskan bahwa keberadaan perusahaan di suatu wilayah hendaknya sejalan dengan kepedulian sosial dan penghormatan terhadap nilai-nilai adat Melayu yang dijunjung tinggi masyarakat setempat.
Iskandar Chaniago
