Ground Breaking Jembatan ARAMCO di Pidie Jaya: “Negara Hadir Pulihkan Akses Warga Panton Raya” - INVESTIGASI TOP

Minggu, 05 April 2026

Ground Breaking Jembatan ARAMCO di Pidie Jaya: “Negara Hadir Pulihkan Akses Warga Panton Raya”


Pidie Jaya, investigasitop – Harapan masyarakat akhirnya mulai terwujud. Pembangunan Jembatan ARAMCO di Desa Panton Raya, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama dan doa bersama, Minggu (5/4/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Pabung Pidie Jaya Kodim 0102/Pidie, Mayor Inf Ruslan, mewakili Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos. Turut hadir dalam kegiatan itu Danramil 18/Trienggadeng Kapten Inf Dominggus Pardiara, Dansatgas Kapten Czi Haris, Sekcam Trienggadeng, unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparatur desa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.


Pembangunan jembatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat. Pasalnya, jembatan sebelumnya di lokasi tersebut putus akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu, sehingga memutus akses utama warga. Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.


Dalam sambutannya, Mayor Inf Ruslan menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan ARAMCO merupakan bantuan dari Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat.


“Jembatan ini bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi merupakan akses vital yang menghubungkan aktivitas sosial dan ekonomi warga. Kehadirannya diharapkan mampu mengembalikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa selain di Panton Raya, pembangunan jembatan serupa juga dilaksanakan di Desa Leutueng, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie. Progeres pembangunan Kedua jembatan Aramco tersebut diharapkan dapat berjalan lancar dengan dukungan penuh dari semua pihak, khususnya masyarakat setempat.


“Dukungan masyarakat sangat penting agar proses pembangunan berjalan cepat, aman, dan tepat waktu, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan,” tambahnya.


Sementara itu, Dansatgas pembangunan jembatan Aramco di wilayah kodim 0102/Pidie, Kapten Czi Haris, menekankan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Ia juga mengajak warga untuk turut menjaga dan merawat jembatan setelah selesai dibangun.


Acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Tgk. Ismail, sebagai bentuk harapan agar proses pembangunan berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.


Antusiasme warga terlihat jelas dalam kegiatan tersebut. Muklis, salah satu warga Desa Panton Raya, mengaku sangat bersyukur atas dimulainya pembangunan jembatan tersebut.


“Kami sangat senang. Jembatan ini akan sangat membantu aktivitas kami, mulai dari mengantar anak sekolah, bekerja, hingga mengangkut hasil panen,” ungkapnya.


Senada dengan itu, Mustafa mewakili warga juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas bantuan ini. Jembatan ini sangat berarti bagi kami,” katanya.


Diketahui, mayoritas masyarakat Desa Panton Raya berprofesi sebagai petani. Selama ini, putusnya jembatan menjadi kendala utama dalam distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga.


Dengan dimulainya pembangunan Jembatan ARAMCO ini, masyarakat berharap akses transportasi kembali normal, aktivitas ekonomi meningkat, serta kualitas hidup warga di Panton Raya dan sekitarnya semakin membaik.

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done